Breaking News:

Sekda DKI Meninggal

Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di RS Akibat Positif Covid-19

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia pada Rabu (16/9/2020).

KOMPAS.com/NURSITA SARI
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (14/2/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia pada Rabu (16/9/2020). Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Chaidir.

"Iya benar," ucap Chaidir saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Chaidir menyebutkan, Saefullah meninggal pada pukul 12.55 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

"Tadi 12.55 WIB di RS Gatot Soebroto," kata dia.

Aktor Ade Firman Hakim Meninggal Dunia, Diduga Terinfeksi Virus Covid-19

7 Warga Banyumas Positif Covid-19, Tertular dari Satu Pasien Meninggal

Penyidik KPK Meninggal Dunia setelah Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Diketahui, Saefullah terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu dan dirawat di rumah sakit.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membenarkan kabar bahwa Saefullah dan Wali Kota Jakarta Barat Uus Kusmanto terpapar Covid-19.

Keduanya tergolong orang tanpa gejala. Oleh karena itu, Anies meminta warga DKI mendoakan kesembuhan dua pejabat publik tersebut.

"Kita berharap, mudah-mudahan cepat pulih, gitu aja. Tapi (Sekda DKI dan Wali Kota Jakarta Barat), tanpa gejala," ucap Anies.

Sebelum jatuh sakit, Saefullah cukup aktif terlibat dalam berbagai rapat dengan DPRD DKI Jakarta hingga proses pengambilan keputusan terkait penanganan Covid-19 di ibu kota.

Terakhir, Saefullah menginstruksikan agar waktu bekerja aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di kantor dibatasi hanya 5,5 jam.

Dibiarkan Mangkrak, Pagar Kantor Kecamatan Banjarnegara Lama Nyaris Ambrol

Layani Penjualan Nontunai di Pasar Manis, Dewi Tak Bingung Lagi Cari Uang Kembalian

Bukan Scuba dan Buff, Ini 5 Masker Penangkal Covid-19 Rekomendasi WHO

Instruksi ini tercantum dalam Surat Edaran Nomor 02/SE/2020 Tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Pada Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

SE ini juga sebagai tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Surat Edaran Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pengaturan Jam Kerja pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jabodetabek.

Karena hanya bekerja selama 5,5 jam, maka waktu bekerja akan dibagi dalam dua sif.

"Waktu bekerja di kantor paling sedikit 5,5 jam sehari sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja," ucap Saefullah dalam SE tersebut, Kamis (3/9/2020). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terinfeksi Covid-19, Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Dunia ". 

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved