Breaking News:

Berita Banjarnegara

Dibiarkan Mangkrak, Pagar Kantor Kecamatan Banjarnegara Lama Nyaris Ambrol

Kondisi terparah terlihat di tembok bagian pojok belakang gedung. Posisi bangunan setinggi sekitar 2,5 meter itu sudah miring.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Warga atau pengendara yang melintas di jalan samping Kantor Kecamatan Banjarnegara lama, Kabupaten Banjarnegara, harus berhati-hati. Tembok keliling kantor yang sudah tak berpenghuni itu hampir roboh.

Kondisi terparah terlihat di tembok bagian pojok belakang gedung. Posisi bangunan setinggi sekitar 2,5 meter itu sudah miring.

Beberapa bagian tembok mengalami retak parah, bahkan hancur. Sebatang kayu dipasang berdiri menempel bagian tembok yang miring.

Di bawahnya terpasang beberapa rambu peringatan agar warga berhati-hati. Rambu peringatan dari kayu itu tertulis, "Awas Longsor" dan "Bahaya".

Pencuri Ini Gasak 3 Ponsel dan 6 Slop Rokok setelah Lihat Jenderal Rumah di Banjarnegara Terbuka

Bantu UMKM Terdampak Pandemi, Pemkab Banjarnegara Sosialisasikan Program Subsidi Bunga

Akhirnya Setelah Sekian Lama, Warga Desa Gununglangit Banjarnegara Rasakan Jalan Diaspal

Tembok itu berada persis di pinggir jalan menuju komplek perumahan.

"Itu sudah lama, sejak setengah tahun lalu saya di sini, kondisi tembok sudah seperti itu," kata Jannah, warga Kelurahan Kutabanjarnegara, Kecamatan Banjarnegara, Rabu (16/9/2020).

Meski demikian, aktivitas di jalan tetap berjalan normal. Hanya, mereka terlihat lebih hati-hati saat melintasi titik rawan bencana tersebut.

Posisi gedung kantor kecamatan lama itu memang lebih tinggi dari jalan menuju perumahan. Janah mengaku cukup khawatir ketika melintasi tembok tersebut, terutama saat terjadi hujan.

Air hujan yang mengalir dari celah longsoran tembok itu mengalir deras dan dikhawatirkan bisa memicu tembok ambrol. "Kalau pas hujan seram," katanya.

Layani Penjualan Nontunai di Pasar Manis, Dewi Tak Bingung Lagi Cari Uang Kembalian

Jelang Terjun di Liga 3, PSISa Salatiga Jaring 21 Pemain di Seleksi Pertama

Mencemari Air dan Udara, Dua Pabrik Tahu di Pasuruhan Kidul Kudus Ditutup Sementara

Kondisi bangunan yang membahayakan pengguna jalan itu sudah diunggah juga di media sosial. Unggahan itu viral hingga dibanjiri banyak komentar.

Warganet berharap, pemerintah segera menangani sebelum terjadi hal-hal yang tidak diingikan. Terlebih, lokasi itu berada di tengah perkotaan yang ramai lalu lalang warga. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved