Berita Jawa Tengah

Angka Kematian Akibat Covid-19 Menurun di Jateng, Ganjar: Rumah Sakit Tetap Wajib Kerja Ekstra

Ganjar meminta semua pihak, khususnya rumah sakit kerja ekstra agar angka kematian di Jawa Tengah semakin turun dan angka kesembuhan meningkat.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Tinjauan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di SMK Negeri 1 Temanggung dalam penerapan simulasi KBM tatap muka, Kamis (10/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengklaim angka kematian atau case fatality rate akibat Covid-19 di Jawa Tengah turun drastis.

Dari 6 persen pada periode 30 Agustus- 6 September 2020 menjadi 2,55 persen pada 6- 13 September 2020.

Meski turun, Ganjar tetap meminta semua pihak, khususnya rumah sakit kerja ekstra agar angka kematian di Jawa Tengah semakin turun dan angka kesembuhan meningkat.

Ganjar Belum Mau Tiru DKI Jakarta, Dirasa PSBB Belum Diperlukan di Jateng

Selama Dua Tahun di Jateng, Sudah Ada 54 WNA Dideportasi, Penyebabnya Karena Ini

Bantu UMKM Terdampak Pandemi, Pemkab Banjarnegara Sosialisasikan Program Subsidi Bunga

Akhirnya Setelah Sekian Lama, Warga Desa Gununglangit Banjarnegara Rasakan Jalan Diaspal

"Kami mengevaluasi tentang upaya menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan di Jawa Tengah."

"Meskipun angka menunjukkan hasil yang cukup bagus, tapi tetap saja dibutuhkan kerja ekstra," kata Ganjar kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (15/9/2020).

Selain itu, ia menyebut angka kesembuhan di Jawa Tengah meningkat cukup pesat.

Saat ini, angka kesembuhan Jawa Tengah sudah mencapai 75,12 persen.

Namun, angka tersebut ada perbedaan dengan data yang dimiliki pusat.

Pusat masih mencatat persentase kesembuhan hanya mentok di angka 63,2 persen.

"Ada beda data dengan pusat, dimana pusat masih mencatat angka kesembuhan di 63,2 persen."

"Datanya sedikit beda, tapi tidak apa-apa," ujarnya.

Selain itu, kinerja laboratorium juga menjadi penunjang keberhasilan itu.

"Makanya dua unit ini, kami minta bekerja keras."

"Pertama soal optimalisasi fungsi laboratorium dalam pemenuhan target tes, dan fungsi rumah sakit untuk mengurangi riesiko kematian dengan caranya masing-masing," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved