Breaking News:

Berita Pendidikan

26.671 Pelajar Kota Salatiga Pasti Dapat Subsidi Kuota Internet, Disalurkan Mulai 15 September

Besaran kuota internet untuk pelajar di Kota Salatiga dari Kemendikbud berkisar antara 35-42 GB. Rencana akan diberikan mulai 15 September 2020.

SMP KRISTEN 2 SALATIGA
DOKUMENTASI - Simulasi penerapan sistem pembelajaran tatap muka di SMP Kristen 2 Salatiga, Kamis (13/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Disdik Kota Salatiga memastikan ada 26.671 siswa dari jenjang SD maupun SMP di Kota Hati Beriman mendapatkan bantuan subsidi kuota internet pada September 2020.

Kepala Disdik Kota Salatiga, Yuni Ambarwati mengatakan, besaran kuota internet untuk pelajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berkisar antara 35-42 GB.

"Sekarang prosesnya masih verifikasi faktual."

"Semula penyaluran rencana pada awal September diundur mulai 15 September 2020," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (15/9/2020).

KBM Tatap Muka Ditunda di Salatiga, Rencana Awal Padahal Mulai Akhir September 2020, Karena Hal Ini

Dokter IGD RSUD Salatiga Positif Covid-19, Direktur: Layanan Masih Tetap Seperti Biasa

Para Atlet Kota Salatiga Diminta Bisa Dirikan UMKM, Yuliyanto: Kami Bantu Permudah Pengajuannya

Warga Salatiga Dilarang Bakar Sampah di Pekarangan, Ini Alasan Sekda Fakruroji

Menurut Yuni, jumlah penerima bantuan kuota internet semula hanya sekira 4 ribu siswa kurang mampu menjadi total 26 ribu orang.

Itu sesuai data pelajar pada data pokok pendidikan (Dapodik).

Dia menambahkan, untuk pelajar SD ada 16.427 orang.

Sedangkan, siswa SMP total ada sekira 10.244 orang.

"Sehingga apabila dijumlah ada 26.671 orang."

"Setelah verifikasi faktual, proses pengiriman ke masing-masing siswa dan guru dilakukan langsung dari Pemerintah Pusat," katanya.

Yuni menyatakan, adanya bantuan itu diharapkan dimanfaatkan secara baik oleh para siswa maupun guru untuk menunjang terlaksananya pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Pihaknya mengungkapkan, sedang rencana bantuan kuota pulsa yang telah dianggarkan Pemkot Salatiga terpaksa dibatalkan karena menghindari dobel anggaran.

"Sehingga, nota dinas yang dibuat dibatalkan untuk empat bulan dengan total Rp 5 miliar."

"Masing-masing per bulan Rp 1,3 miliar untuk 26 ribu siswa," ujarnya. (M Nafiul Haris)

Pengunjung PAI Tegal Capai 500 Orang Tiap Akhir Pekan, Naik Dua Kali Lipat di Masa New Normal

Oleh Samsul Warga Banyumas Ini, Limbah Pipa PVC Disulap Jadi Lampu Hias, Awal dari Hobi Menggambar

Ini Alat Cek Suhu Tubuh Milik Polres dan RSI Banjarnegara, Sekilas Tak Ada Bedanya dengan Drone

Pemudik Masuk Banyumas Wajib Karantina, Pemkab Sudah Siapkan GOR Satria Purwokerto

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved