Berita Jawa Tengah
Peserta Tes SKB CPNS Diminta Datang Lebih Awal, Ini Alur Protokol Kesehatan di Udinus Semarang
Udinus Semarang telah mempersiapkan sarana dan prasarana yang akan digunakan peserta tes SKB CPNS ini yang dilaksanakan mulai Sabtu (12/9/2020).
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - 3.945 CPNS dari tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.
Tes akan dilaksanakan pada 12 hingga 18 September 2020.
Tujuh kabupaten/kota tersebut yaitu Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kota Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kabupaten Wonosobo, dan Kota Semarang.
• Dragan Masih Menunggu Kehadiran Dua Pemain Andalannya di PSIS Semarang, Bruno Silva Masih Abu-abu
• Sabtu Tetap Buka Layanan Rekam Data, Dispendukcapil: Tak Semata-mata Karena Pilwakot Semarang
• KTP Pelanggar Razia Masker Numpuk di Kantor Satpol PP Kota Semarang, Sudah Seminggu Lebih
• Cerita Mpok Atiek Jadi Komedian Zaman Dahulu, Cuma Dibayar Rp 2.500, Habis Buat Ongkos Syuting
Ketua Panitia Tes SKB CPNS dari Udinus Semarang, Mohamad Sidiq mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan sarana dan prasarana yang akan digunakan peserta tes SKB CPNS ini.
Selain ruang tes, pihaknya juga menyiapkan ruang kesehatan serta ruang tes khusus untuk peserta yang memiliki suhu badan di atas normal.
"Suhu yang melebihi 37,5 derajat Celcius kami minta di tempat yang sirkulasi udaranya bebas," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (11/9/2020).
Peserta diimbau untuk datang lebih awal mengingat ada beberapa alur yang harus dilalui.
Seperti mencuci tangan dan memakai masker, memasuki disinfectant chamber, dan pengecekan suhu.
Setelah para peserta dianggap aman, mereka akan berbaris dengan tetap menjaga jarak minimal satu meter dan dipanggil satu per satu untuk memasuki ke dalam area.
Mereka diminta untuk menitipkan barang dan hanya membawa KTP serta kartu peserta.
Setelah itu, mereka melakukan presensi secara manual dan elektronik.
Selanjutnya, petugas akan melakukan body check.
Sebelum memasuki ruangan tes peserta juga akan diberi hand sanitizer yang telah disiapkan di setiap ruangan.
Tak hanya itu, penyemprotan disinfektan juga dilakukan di ruang tes SKB CPNS pada setiap akhir sesi.
"Kami hanya memperbolehkan peserta masuk ke area tes."
"Pengantar hanya boleh drop dan jemput, sehingga di area Udinus tidak ada penumpukan peserta dan pengantar," paparnya.
Rektor Udinus Semarang, Edi Noersasongko menambahkan, ruang tes bagi para peserta telah dilengkapi dengan pengamanan ekstra.
Dimana, ruang tes telah dilengkapi CCTV.
"Kami telah mempersiapkan secara matang untuk segala fasilitas mulai dari perangkat komputer hingga pengamanan."
"Kami berharap tes SKB CPNS formasi 2019 untuk seluruh kabupaten maupun kota berjalan lancar," tegasnya. (Eka Yulianti Fajlin)
• Disdikbud Kendal Belum Restui Keinginan Orangtua Siswa, Simulasi KBM Tatap Muka Masih Dilarang
• Dipasang Jaringan Internet Local Loop, Pelajar di Rusunawa Kraton Kota Tegal Tak Lagi Repot Kuota
• Sisi Lain Kades Viral di Banjarnegara, Tubuh Hoho Alkaf Dipenuhi Tato: Saya Lagi Puasa Daud
• Kisah Didi Khomsa Asal Banjarnegara, Guru Patungan Bantu Biaya Urus Registrasi KIP Kuliah di Unnes