Breaking News:

Berita Semarang

KTP Pelanggar Razia Masker Numpuk di Kantor Satpol PP Kota Semarang, Sudah Seminggu Lebih

Dari 625 orang yang terjaring razia masker di Kota Semarang, 212 orang disita KTP dan 423 orang mendapat sanksi sosial berupa menyapu jalan.

TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Warga yang kepergok tidak memakai masker dihukum push up di sela razia masker di Kemijen Semarang Timur, Kota Semarang, Rabu (9/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Satpol PP Kota Semarang semakin rutin melakukan penegakan Perwal Kota Semarang Nomor 57 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat, yang mana di dalamnya memuat aturan kewajiban masyarakat memakai masker.

Belum genap sebulan menegakkan perda tersebut, Satpol PP mencatat 625 orang terjaring razia masker yang dilakukan di delapan tempat.

Warga Bulu Lor Semarang Ini Keciduk Bawa Miras, Saat Terjaring Karena Tak Pakai Masker

DPRD Kota Semarang Rancang Perda Makanan Halal dan Higienis, Ini Latar Belakang Kemunculannya

Jelang Hadapi Barito Putera, Dragan Bakal Buat Pemain PSIS Semarang Semakin Lelah

Warga Getasan Semarang Bikin Gerakan Infak Sayur, Berharap Pembangunan Masjid Cepat Selesai

Rinciannya, 26 orang terjaring di Jalan Hayam Wuruk, 26 orang di Sampangan, 76 orang di Kota Lama, 65 orang di Banyumanik, 135 orang di Tlogosari.

66 orang di Semarang Selatan, 86 orang di Jalan Pamularsih, dan 145 orang di Kemijen Semarang Timur.

Razia masker telah dilakukan sejak 18 Agustus 2020.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoko prihatin.

Pasalnya, dari hari ke hari jumlah pelanggar bukan berkurang, namun justru bertambah.

Pihaknya tidak akan berhenti melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka memiliki kesadaran menggunakan masker saat beraktivitas.

Hal ini tentu untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang yang ada di sekitarnya dari bahaya Covid-19.

Dari 625 orang yang terjaring razia masker, Fajar menyebutkan, 212 orang disita KTP dan 423 orang mendapat sanksi sosial berupa menyapu jalan atau bahkan push up.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved