Berita Jawa Tengah

Tak Cuma di Banyumas, Dinkes Jateng Juga Dapati Kasus Happy Hypoxia di Dua Daerah Ini

Happy hypoxia merupakan kondisi dimana pasien mengalami kadar oksigen rendah yang bisa menyebabkan ketidaksadaran.

Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI DINKES JATENG
Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dinkes Jateng mengimbau kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan protokol kesehatan dalam mencegah penularan Covid-19.

Terlebih, setelah ditemukannya gejala baru happy hypoxia pada penderita Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Banyumas.

Happy hypoxia merupakan kondisi dimana pasien mengalami kadar oksigen rendah yang bisa menyebabkan ketidaksadaran.

Mulai Senin Digelar Simulasi KBM Tatap Muka, Disdikbud Jateng: Tujuh Sekolah di Tiga Daerah

Ganjar Minta Bantuan Warga, Kirim Foto ASN Pemprov Jateng Tak Gunakan Masker, TPP Bakal Dipotong

Hingga 2023 Ditarget Sudah Miliki Tujuh Koridor BRT Trans Jateng, Gubernur: Kurang Tiga Lagi

Budidaya Kacang Jepang di Banjarnegara, Masa Tanam Hingga Panen Cuma 70 Hari

Bahkan bisa hingga kematian terhadap pasien yang menderita Covid-19.

Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo membeberkan, gejala happy hypoxia tidak hanya ditemukan di Banyumas.

Namun ada juga di beberapa daerah di Jawa Tengah seperti Semarang dan Surakarta.

"Happy hypoxia sebenarnya sudah ada sejak dahulu, saat Covid-19 mewabah."

"Hanya saja, saat itu kasus tersebut tak mendapat perhatian khusus."

"Setelah kasus di Banyumas, baru diperhatikan."

"Padahal, ini kerap terjadi di mana-mana, di Semarang dan Surakarta juga ada,” ujar Yulianto seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (3/9/2020).

Yulianto menjelaskan, pasien Covid-19 yang mengalami happy hypoxia memang tidak menujukkan gejala.

Namun, pasien tersebut mengalami kadar oksigen yang menurun sehingga menyebabkan sesak napas hingga kematian.

“Orang yang mengalami happy hypoxia ini tidak terlihat gejala yang jelas."

"Tapi, sebenarnya paru-parunya sudah rusak."

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved