Berita Jawa Tengah

Tak Cuma di Banyumas, Dinkes Jateng Juga Dapati Kasus Happy Hypoxia di Dua Daerah Ini

Happy hypoxia merupakan kondisi dimana pasien mengalami kadar oksigen rendah yang bisa menyebabkan ketidaksadaran.

Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI DINKES JATENG
Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo. 

"Makanya, sering disebut silent hypoxia,” ungkapnya.

Penelusuran Dinkes Jateng, kasus happy hypoxia itu kerap ditemukan di rumah sakit yang tingkat kematian pasiennya cukup tinggi.

Saat ini, pihaknya sedang berupaya mengumpulkan data dari sejumlah rumah sakit di Jawa Tengah terkait kemungkinan gejala tersebut.

“Ini kami baru mengumpulkan data dari rumah sakit-rumah sakit rujukan yang menangani kasus ini."

"Baru ada tiga rumah sakit yang mengumpulkan dari Banyumas, Semarang, dan Surakarta."

"Yang lainnya masih menunggu,” tutur Yulianto.

Sementara itu, terkait ketersediaan ruang isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit di Jawa Tengah, Yulianto menyebut masih cukup terpenuhi.

“Ketersediaan ruang isolasi cukup kok, masih ada free sekira 40 persen."

"Jadi masih kosong sekira 40 persen dari total ruang isolasi di berbagai rumah sakit rujukan yang kami sediakan,” jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Hanya di Banyumas, Gejala Happy Hypoxia Juga Ditemukan di Semarang dan Solo"

Dinilai Masih Kurang Efektif, Bupati Banjarnegara Minta Evaluasi Pembelajaran Daring

Sebulan Terakhir Meningkat, Kasus Positif Covid-19 di Wonosobo

Selesaikan Skripsi, Alasan Riyan Ardiansyah Telat Gabung Latihan PSIS Semarang

Pedagang Dorong Gerobak Kelilingi Alun-alun Kota Tegal, SPJB Sebut Arak-arakan Tradisi Boyongan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved