Kamis, 7 Mei 2026

Prakiraan Cuaca

Sedia Payung, Purwokerto dan Purbalingga Diperkirakan Hujan Siang Hingga Malam Ini

Berikut prakiraan cuaca dan peringatan dini di Jawa Tengah hari ini, Kamis (3/9/2020), dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
Shutterstock
Ilustrasi hujan 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Berikut prakiraan cuaca dan peringatan dini di Jawa Tengah hari ini, Kamis (3/9/2020), dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Menurut Forecaster BMKG Kelas II Ahmad Yani Semarang Arif Nurhidayat, langit pada umumnya diprakirakan cerah berawan dan berawan.

Ada juga potensi hujan ringan yang terjadi di wilayah pegunungan dan Pantura tengah.

Sementara itu, laman resmi prakiraan cuaca memperlihatkan sebagian besar wilayah di Jawa Tengah mengalami hujan ringan hingga sedang pada siang dan malam hari.

Beberapa wilayah yang mengalami hujan dari siang hingga dini hari di antaranya Banjarnegara, Batang, Cilacap, Kajen, Kebumen, Pekalongan, Purbalingga, juga Purwokerto.

Sekeluarga Sembuh dari Covid-19, Ini Pesan Kesehatan Dwayne Johnson The Rock Pada Penggemar

Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, 3 September 2020, Rp 1.068.000 Per Gram

IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Ini Rekomendasi Saham dari Analis

Jadwal Acara TV Hari Ini, Kamis 3 September 2020. Ada Film Jack Reacher di Trans TV Pukul 21.30

Suhu udara berkisar antara 19 derajat dan mencapai 35 derajat Celcius.

Kelembaban udara di seluruh wilayah berkisar antara 40 hingga 95 persen.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini adanya potensi gelombang tinggi di perairan utara Jateng (1.25-2.5 m) dan perairan selatan Jateng (2.5-4.0 m).

BMKG juga menyebutkan sejumlah penyebab turunnya hujan saat musim kemarau.

"Musim kemarau tidak berarti tidak ada hujan sama sekali. Kesan kemarau yang kering kadangkala menjadi bias manakala diselingi turunnya hujan selama beberapa hari," tulis BMKG di lamannya bmkg.go.id.

"Adanya perkembangan dinamika cuaca akibat hadirnya pola gangguan atmosfer di wilayah ekuator tropis dapat menghasilkan hujan di wilayah yang tengah mengalami musim kemarau," lanjut BMKG mengingatkan. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved