Berita Nasional

BMKG Ingatkan Warga, Mulai September Waspada Cuaca Panas dan Ekstrem

Suhu cuaca cukup panas pada September 2020 terjadi karena posisi matahari yang berada di garis ekuator. Begini penjelasan lengkap BMKG.

Editor: deni setiawan
BMKG
Informasi cuaca BMKG. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kabid Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin mengatakan, suhu cuaca yang cukup panas masih akan terjadi di Indonesia pada September 2020.

Menurut dia, suhu cuaca cukup panas pada September 2020 terjadi karena posisi matahari yang berada di garis ekuator.

"Kondisi ini harus diwaspadai selama September 2020."

"Itu karena kondisi cuaca atau suhu cukup panas masih dapat terjadi," kata Miming seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (31/8/2020).

Mengenang Van De Jong, Sosok Berjasa di Perkebunan Teh Kaligua Brebes, Pemetik Dianggap Keluarga

Tri Cuma Bisa Gigit Jari, Tak Bisa Ikut Rasakan Bantuan Insentif Gaji Rp 600 Ribu

Polres Semarang Layani Penerbitan SKCK Melalui WhatsApp, Begini Tata Cara Mengurusnya

Pedagang Minta Disediakan MCK dan Pengairan di Tempat Relokasi PKL Alun-alun Kota Tegal

Kendati cukup panas, Miming menegaskan, ukuran suhu masih dalam batasan normal.

Dia juga mengingatkan masyatakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca saat peralihan jelang musim penghujan.

Cuaca ekstrem kemungkinan akan terjadi saat musim peralihan pada September 2020.

"Selama pancaroba itu relatif kejadian cuaca ekstrem."

"Seperti puting beliung kemudian hujan lebat dalam durasi singkat."

"Kemudian petir itu bisa lebih sering terjadi selama pancaroba," ujarnya.

"Jadi mulai September, Oktober, November perlu waspadai untuk kondisi-kondisi tersebut," ujar dia.

Miming mengatakan, sebanyak 85 persen wilayah di Indonesia masih mengalami musim kemarau pada September 2020.

Sementara sisanya atau 15 persen sudah masuk pada musim penghujan.

"85 persen wilayah indonesia masih memasuki musim kemarau."

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Terkait :#Berita Nasional
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved