Berita Banjarnegara
Dinas Kesehatan Banjarnegara Libatkan Ponpes dan Ormas Ajak Masyarakat Pakai Masker di Luar Rumah
Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara melibatkan ponpes dan ormas agar ikut berperan aktif mengampanyekan pencegahan penularan Covid-19.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Penyebaran virus Covid-19 masih berlangsung dan menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Sayangnya, akhir-akhir ini, masyarakat kian abai terhadap protokol kesehatan.
Sebagian masyarakat belum bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru, saat beraktivitas di luar. Mereka seperti menganggap situasi sudah normal sehingga protokol kesehatan diabaikan.
Terkait kondisi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara melibatkan pondok pesantren (ponpes) dan organisasi masyarakat (ormas) setempat agar ikut berperan aktif mengampanyekan gerakan pencegahan penyebaran Covid-19.
• Ingin Layani Pembuatan KTP dan KK secara Cepat, Dindukcapil Banyumas Ajukan Pengadaan Mesin ADM
• Sebelum Jual Mobil Korban, Pembunuh Satu Keluarga di Baki Sukoharjo Bawa Kabur Motor Korban
• Bukit Angkrukanis, Destinaswi Wisata Baru di Banjarnegara yang Tawarkan Keindahan Matahari Terbit
• Pedagang di Pusat Oleh-oleh Terminal Wisata Bakalan Kudus Terpaksa Buang Dodol Jualan, Ini Alasannya
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Banjarnegara dr Latifa Hesti berharap, pengelola ponpes dan anggota ormas turut terjun ke masyarakat, menyosialisasikan pentingnya mematuhi protokol kesehatan guna menekan kasus corona jenis baru tersebut.
"Kami mengundang pimpinan ponpes dan ormas di Banjarnegara untuk menjalin kerjasama dalam menyosialisasikan Perbup (Peraturan Bupati) No 44 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin dan Hukum Pencegahan Covid-19," katanya di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Rabu (26/8/2020).
Dia juga mengimbau masyarakat agar tak mengabaikan protokol kesehatan saat di luar rumah. Apalagi, masih ada kasus pasien yang tertular Covid-19 dari orang tanpa gejala (OTG).
• Bupati Dorong Pelaku Usaha Mikro Banyumas Segera Daftarkan Diri sebagai Penerima BLT UMKM
• Tiga Pembina Pramuka Tragedi Susur Sungai Sempor Sleman Divonis 1,5 Tahun Penjara
• Ingat, Masa Berlaku SIM Bukan Lagi Berdasarkan Tanggal Lahir Tapi Masa Cetak
Latifa mengatakan, hingga Rabu, di Banjarnegara, tercatat ada 160 orang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Karena itu, kami terus mengimbau masyarakat agar tetap melakukan 4 M, memakai masker, menjaga jarak interaksi, nenghindari kerumunan, dan rajin mencuci cuci tangan memakai sabun," tuturnya.
Latifa menyampaikan, menyusul terbitnya Perbup No 44 Tahun 2020, pada tanggal 24 Agustus 2020, mulai dilakukan patroli bersama Polisi, TNI dan Satpol PP di beberapa titik keramaian untuk mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/peserta-workshop-meregangkan-otot-di-sasana-bhakti-praja-setda-banjarnegara.jpg)