Breaking News:

Tiga Pembina Pramuka Tragedi Susur Sungai Sempor Sleman Divonis 1,5 Tahun Penjara

Dalam sidang yang dipimpin hakim ketua Annas Mustaqim, ketiganya divonis satu tahun enam bulan penjara.

TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI
Kepolisian Polres Sleman menghadirkan tiga tersangka pembina pramuka SMPN 1 Turi yang Dijadikan Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLEMAN - Tragedi susur sungai Sempor memasuki babak akhir.

Tiga terdakwa susur sungai yang merupakan guru SMPN 1 Turi, sudah menjalani sidang putusan.

Tiga terdakwa adalah DDS (58), RY (38), IYA (36).

Dalam sidang yang dipimpin hakim ketua Annas Mustaqim, ketiganya divonis satu tahun enam bulan penjara.

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yaitu dua tahun.

Terdakwa yang pertama menjalani sidang adalah IYA. Selanjutnya adalah DDS dan yang terakhir adalah RY.

Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi, Kepala Basarnas dan Kapolda DIY Pimpin Langsung Pencarian Korban

Menahan Tangis, Pembina Pramuka Ungkap Alasan Tak Dampingi Siswa Saat Susur Sungai: Saya Minta Maaf

Alasan 3 Guru Tersangka Kasus Susur Sungai di Sleman Minta Digunduli, Ungkap Perlakuan Polisi

Foto Evakuasi Tragedi Susur Sungai Disebut Warganet Ada Penampakan, Begini Penjelasan Warga

Dalam sidang tersebut, yang memberat ketiga terdakwa adalah karena perbuatan mereka menyebabkan orang lain meninggal dan luka-luka.

Hal itu menyebabkan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

"Karena kealpaannya atau kelalaiannya, menyebabkan 10 orang meninggal dunia dan 5 orang luka-luka yang dibuktikan dengan visum et repertum. Perbuatan terdakwa meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan," kata Annas dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Sleman, Senin (24/08/2020).

Sementara itu, hal yang meringankan para terdakwa adalah ketiganya merasa menyesali perbuatannya.

Halaman
123
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved