Berita Jawa Tengah

Ibarat Beri Kail Daripada Ikan, Astra Grup Harapkan Pemberdayaan Terus Berkelanjutan di Boja Kendal

Nurani Astra menyalurkan bantuan penanggulangan Covid-19 di Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Kamis (13/8/2020).

Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Penyerahan secara simbolik bantuan oleh Koordinator Astra Grup Semarang, Paulus C Wijanarko kepada Kades Meteseh, Sisyanto di Balai Desa Meteseh, Kamis (13/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Astra Grup Semarang melalui Nurani Astra menyalurkan bantuan penanggulangan Covid-19 di Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Kamis (13/8/2020).

Bantuan berupa paket sembako, pemberdayaan, hingga penunjang protokol kesehatan itu diberikan kepada warga terdampak, termasuk yang membutuhkan dukungan protokol kesehatan.

Bantuan secara simbolik diserahkan oleh Koordinator Astra Grup Semarang, Paulus C Wijanarko kepada Kades Meteseh, Sisyanto di Balai Desa Meteseh, Kamis (13/8/2020).

Bupati Kebumen Launching Program Getok Tular, Pemdes Diharapkan Bisa Makin Terbuka kepada Warga

LPSK Apresiasi Kejari Wonosobo, Sudah Perjuangkan Hak Restitusi Korban Tindak Pidana Anak

Bantuan penunjang protokol kesehatan itu berupa paket face shield dan masker.

Paket itu diberikan kepada warga yang kesehariannya berpotensi bertemu dengan banyak orang.

Sementara untuk pemberdayaan kepada beberapa penjahit untuk membuat masker anak-anak serta warga terdampak Covid-19.

Tercatat, ada 3 penjahit yang menggarap sekira 500 masker yang akan dibagikan secara gratis pada sebagian anak maupun warga sekitar.

Menurut Paulus, beberapa jenis bantuan itu sebagai bentuk solidaritas Astra Grup Semarang melalui program Nurani Astra.

Seratus paket sembako itu harapannya mampu membantu mereka yang masuk kategori tak mampu dan kian terdampak.

Bantuan penunjang alat protokol kesehatan, harapannya mampu membentengi warga dari Covid-19 terutama mereka yang banyak berinteraksi dengan orang banyak.

“Sementara, pemberdayaan yang kami lakukan harapannya bisa berkelanjutan."

"Ibarat, kami memberi kail ketimbang ikan."

"Meski tak seberapa, semoga bisa menambah penghasilan di tengah situasi pandemi ini,” kata Paulus seperti keterangan tertulis yang diterima Tribunbanyumas.com, Kamis (13/8/2020).

Bawaslu Kembali Temukan Data Pemilih Bermasalah di Purbalingga, Ini Penjabarannya

Lagi, Purbalingga Dapat Penghargaan, Sukses Lebihi Target Pelaksanaan Sensus Penduduk

Bantuan Dibutuhkan Warga

Sementara itu, Kades Meteseh, Sisyanto berterima kasih atas kepedulian pihak Astra Grup Semarang.

Berbagai bantuan itu sangat bermanfaat dan membantu mengurangi beban warga yang kian terdampak akibat pandemi.

“Kami atas nama Pemdes Meteseh berterima kasih."

"Mudah-mudahan dapat meringankan beban mereka,” ujarnya.

Selama ini, menurut Sisyanto, bantuan kepada warga hanya dari pemerintah melalui berbagai jenis bantuan, baik itu BLT maupun paket sembako.

Tercatat, penduduk Desa Meteseh ada sekira 12 ribu orang.

Mayoritas bermata pencaharian buruh, tani, dan karyawan pabrik.

Dari jumlah itu, yang masuk dalam daftar kategori warga penerima bantuan dari pemerintah ada sekira 1 ribu orang.

“Karena itu, dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, bantuan tersebut masih sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Edukasi Anak melalui Lomba Menghias Masker dan Menulis Surat

Tak hanya aspek bantuan sosial, Nurani Astra juga mendukung dalam bidang pendidikan dan edukasi Covid-19 khususnya kepada anak-anak.

Program ini bekerja sama dengan Pondok Baca Ajar di Dusun Slamet RT 01 RW 08 Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.

Sebagai informasi, pengelola Pondok Baca Ajar yakni Heri C Santoso juga peraih Satu Indonesia Award (SIA) pada 2011 di bidang pendidikan.

Mengintip Warga Pesahangan Cilacap Bikin Tikar Daun Pandan, Berburu Bahan Baku Sampai Cianjur

Hari Ini Tambah Tiga Kasus, Dua Pasien Adalah Kepala OPD Kabupaten Kendal

SIA merupakan program apresiasi bagi generasi muda yang tak kenal lelah memberi manfaat bagi masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air.

Program ini pun diinisiasi oleh PT Astra International.

Bentuk kegiatan yang dilakukan, edukasi mengenai Covid-19 melalui lomba menghias masker dan menulis surat.

Lomba terbuka untuk umum bagi anak usia siswa TK, SD, SMP, dan SMA.

Menghias masker bertema “Ini Maskerku, Mana Maskermu” dan lomba menulis surat bertema “Ceritaku di Tengah Pandemi Corona”.

Lomba tetap digelar di rumah masing-masing sebagai upaya tetap menerapkan protokol kesehatan.

Lomba berlangsung sejak awal Juli hingga 12 Agustus 2020.

Pemenang akan diumumkan bertepatan dengan HUT ke 75 RI, pada Senin (17/8/2020).

Pengelola Pondok Baca Ajar, Heri C Santoso menyampaikan, anak-anak tergolong kelompok rentan di tengah pandemi.

Di sisi lain, belum semua teredukasi dengan baik mengenai apa dan bagaimana menanggulangi Covid-19.

“Harapan kami dengan kegiatan ini, mampu mengedukasi anak-anak dengan kegiatan kreatif namun tetap dalam koridor protokol kesehatan."

"Selain itu, juga mengedukasi orangtua akan pentingnya melindungi anak-anak dengan selalu mengingatkan mereka untuk mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Menurut Heri, selalu ada hikmah di balik pandemi.

Tetap ada kegiatan produktif yang bisa dilakukan di tengah stay of home.

Namun sayangnya, hal itu terabaikan karena pola pikir sudah meletakkan bahwa pandemi adalah semata-mata biang masalah. 

“Nah, lomba ini sebenarnya jadi satu cara di antara banyak yang lain dalam mengakrabkan anak-anak dengan literasi."

"Literasi bagaimana seni bertahan hidup melalui medium masker."

"Melalui menulis surat, harapannya, anak-anak belajar mengenali diri, peduli sesama, membaca lingkungan sekitar, serta mengasah imajinasi mereka."

"Badan boleh terkurung di rumah, tapi pikiran dan ide bisa tetap mengembara,” tandasnya. (*)

Dinkes Batang Sebut Ibu Hamil Rentan Terpapar Covid-19: Tolong Bidan Desa Lebih Intensif Memantau

Tiap Sekolah Wajib Bentuk Tim Gugus Tugas Covid-19, Jelang Belajar Tatap Muka di Salatiga

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved