Liga 1 2020

PSIS Semarang Segera Rapat Virtual, Termasuk Bahas Nilai Kontrak Pemain Jelang Kelanjutan Liga 1

Manajemen PSIS Semarang berencana bakal mengadakan pertemuan secara virtual dengan seluruh pemain dan official tim dalam waktu dekat ini.

TribunBanyumas.com/Franciskus Ariel Saputra
GM PSIS Semarang, Wahyu 'Liluk' Winarto. 

Dalam kesempatan saat itu, manajemen PSIS Semarang dan pemain saling berdiskusi terkait rencana dilanjutkannya kompetisi Liga 1 2020.

Pihak manajemen menyampaikan terkait kondisi tim saat ini terutama pasca manager meeting dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada beberapa waktu lalu.

Lima Penyu Ditemukan Mati di Perairan Cilacap, Jumawan: Banyak Faktor Selama Dua Bulan Terakhir Ini

Jalan Brobahan Kranji Purwokerto Masih Ditutup, Lockdown Sementara Berlaku 14 Hari

Jalan Rusak Parah, Mobil Rombongan Bupati Banjarnegara Harus Kandas Lintasi Jalur Ekstrem Simego

Seusai pertemuan saat itu, manajemen PSIS Semarang mengapresiasi sikap pemain yang mengerti kondisi klub saat ini.

Mereka pun menyatakan diri siap kembali mengikuti kompetisi Liga 1 2020.

Dalam SK Nomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020 beberapa waktu lalu.

Disebutkan bahwa klub diperbolehkan melakukan kesepakatan ulang atas perubahan nilai kontrak bersama pelatih dan pemain secepatnya.

Untuk klub Liga 1, perubahannya pembayaran diperbolehkan maksimal 50 persen.

Sedangkan klub Liga 2 maksimal sekira 60 persen.

Kedua maksimal pembayaran itu dengan syarat nilai kontrak baru tidak kurang dari upah minimum regional (UMR) tiap-tiap daerah.

"Pertama kami mengapresiasi sikap pemain yang mengerti kondisi klub saat ini."

"Terutama soal finansial tim di tengah pandemi, skema dari PSSI mengenai pembayaran gaji
50 persen dari kontrak bisa di maklumi oleh pemain."

"Kemudian mereka juga siap untuk kembali mengikuti kompetisi," kata Liluk.

"Pemain juga memberi masukan ke manajemen untuk memperjuangkan hak mereka supaya lebih dari keputusan PSSI beberapa waktu lalu."

'Kami akan sampaikan itu ke federasi dan kami akan melihat keputusan final dari PT LIB soal hak komersial."

"Manajemen intinya akan transparan terhadap pemain," ungkapnya. (F Ariel Setiaputra)

Sanksi Bagi Warga Tidak Gunakan Masker Diterapkan di Jateng, Ganjar Sudah Keluarkan Pergub

Zona Kuning Boleh Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Komisi E DPRD Jateng: Pemerintah Jangan Gegabah

Terjadi Lonjakan Kasus Pasien Positif Covid-19 di Kota Tegal, Jumadi: Kebanyakan Tanpa Ada Gejala

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved