Teror Virus Corona

PSBB Tahap Tiga Ditiadakan di Kota Tegal, Jumadi: Tak Mau Ekonomi Masyarakat Justru Terpuruk

Pemkot Tegal memastikan tidak akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap tiga, meski ada temuan puluhan orang positif Covid-19.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Tegal Muhamad Jumadi memaparkan data hasil swab test ratusan warga Kota Tegal, Jumat (7/8/2020). 

Sebelumnya pula telah diberitakan Tribunbanyumas.com, Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengimbau masyarakat tidak panik.

Meskipun telah ditemukannya 28 orang suspek positif Covid-19 di Kota Tegal.

Menurutnya, yang terpenting masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Yang paling penting tetap patuhi protokol kesehatan."

"Kami minta kepada masyarakat Kota Tegal untuk tetap patuhi protokol kesehatan dan jangan takut berlebihan," kata Jumadi kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (7/8/2020).

Jumadi menjelaskan, 28 orang suspek positif Covid-19 tersebut, ditemukan dari hasil tes swab massal dalam satu minggu terakhir.

Swab test diikuti sebanyak 779 orang, diselenggarakan pada 30 Juli, 1 Agustus, 3 Agustus, 5 Agustus, dan 6 Agustus 2020.

Dari 28 orang suspek positif Covid-19 tersebut, beberapa di antaranya adalah tenaga medis.

Secara rinci, ada 5 dokter umum, 1 dokter gigi, 8 perawat, 1 perawat gigi, 5 bidan, 1 petugas gizi, 2 petugas farmasi.

Lalu 1 petugas laboratorium, 2 staf admin, 1 cleaning service, dan 1 jemaat gereja.

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Tegal Muhamad Jumadi memaparkan hasil swab test yang diikuti ratusan orang di Kota Tegal, Jumat (7/8/2020).
Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Tegal Muhamad Jumadi memaparkan hasil swab test yang diikuti ratusan orang di Kota Tegal, Jumat (7/8/2020). (TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD)

"Itu kami lakukan tes swab massal terhadap 779 orang yakni sejak akhir Juli 2020 hingga 6 Agustus 2020."

"Mereka yang suspek tanpa gejala atau OTG," jelasnya.

Jumadi mengatakan, ada 28 orang suspek positif Covid-19 di Kota Tegal.

Dengan rincian, 14 orang asli Kota Tegal, 9 asal Kabupaten Tegal, 1 dari Kabupaten Brebes, 2 domisili Jakarta, 1 Bandung, dan 1 Temanggung.

"Kami sampaikan agar data yang berkembang di masyarakat tidak simpang siur."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved