Jumat, 8 Mei 2026

Mengaku HRD, Sopir Angkot Ini Tipu 11 Pencari Kerja: Diminta Kirim Foto Bugil Hingga Diperkosa

Dari sebelas perempuan yang berhasil ditipunya, empat orang di antaranya telah dipaksa bersetubuh dengannya.

Tayang:
Editor: rika irawati
Istimewa/net
Ilustrasi percobaan perkosaan 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CIMAHI - Suherman (24) menipu 11 orang perempuan pencari kerja lewat cara mengaku sebagai staf Human Resource Departement (HRD). Dia pun telah menyetubuhi secara paksa empat orang wanita.

Dari sebelas perempuan yang berhasil ditipunya, empat orang di antaranya telah dipaksa bersetubuh dengannya. Lokasi persetubuhan dilakukan di beberapa tempat.

"Empat korban itu saya setubuhi, ada di kosan teman dan ada di kebun masyarakat," kata Suherman kepada Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Marzuki, Senin (3/8/2020).

Kejahatan yang dilakukan oleh Suherman sudah dilakukan sejak Februari 2020 hingga akhirnya ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi pada 30 Juli 2020.

Menangis karena Ditipu Penumpang, Driver Ojol Terkejut Dapat Hadiah Ini setelah Lapor ke Polisi

Kisah Pilu Dua Gadis di Bawah Umur, Ditipu dan Dijual Rp250 Ribu di Batam

Meskipun tidak sempat disetubuhi pelaku, tujuh korban lainnya sudah memberikan foto tubuh dalam keadaan tidak berbusana. Alasan pelaku meminta foto tersebut ialah untuk keperluan tes keperawanan.

"Dari sebelas perempuan tersebut, saya meminta uang mulai dari Rp 500 ribu, Rp 1 juta, ada yang Rp 1.500.000. Hasilnya, saya beli emas dan ponsel," katanya.

Suherman mengaku bahwa aksi penipuan lowongan pekerjaan yang berujung pada aksi cabul, dipelajarinya melalui Facebook.

Saat berkomunikasi di Facebook, pelaku menggunakan foto profil perempuan. Setelah korban diperoleh maka berlanjut pada bertukar nomor telepon dan berkomunikasi via Whatsapp.

Kesehariannya, Suherman bekerja sebagai sopir angkot. Menurut polisi, saat ditangkap, Suherman memang lihai dalam berkomunikasi.

Saat menjalankan aksinya, Suherman memiliki dua peran, yaitu sebagai HRD untuk meminta administrasi berupa uang dan merangkap sebagai tim kesehatan untuk modus cek keperawanan.

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Marzuki menjelaskan, dari 11 korban tersebut, sudah ada lima korban yang mendatangi Mapolres Cimahi untuk membuat laporan kepolisian.

Seorang Istri Diperkosa Tukang Pijat saat Suami Menunggu di Ruang Tamu

Ibu Guru Dibunuh Bekas Murid yang Kecanduan Film Porno, Korban Melawan saat Hendak Diperkosa

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti semisal ponsel, emas, kartu SIM ponsel, bukti transaksi, dan rekaman (screen shoot) percakapan pelaku dan korban.

Rekaman percakapan yang ditunjukkan oleh Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Sigiro, Suherman berperan sebagai seorang wanita yang meminta korban untuk foto tanpa busana guna keperluan cek fisik.

Dari percakapan tersebut, ada keraguan dan pertanyaan dari korban karena diminta foto bugil.

Namun, Suherman berusaha meyakinkan korban bahwa foto tersebut tidak akan disebarluaskan.

Suherman memaksa korban mengirimkan foto tanpa busana dan harus dikirim via Whatsapp. Korban sempat bertanya, alasan pengiriman via WA itu namun Suherman hanya menegaskan pengiriman harus lewat WA. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Sopir Angkot Sukses Tipu 11 Wanita untuk Serahkan Foto Bugil, 4 Orang Dicabuli, Eksekusi di Kebun.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved