Berita Banjarnegara

Puncak Fenomena Bun Upas Diprediksi pada Agustus, Kades Dieng Kulon: Sayang DCF Ditadakan

Puncak Fenomena Bun Upas Diprediksi pada Agustus, Kades Dieng Kulon: Sayang DCF Ditadakan

Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Penampakan daun yang terkena embun es atau bun upas di komplek Candi Arjuna, kawasan wisata dataran tinggi Dieng, Minggu (26/7/2020). Fenomena alam ini hampir terjadi tiap tahun, namun selalu menyedot animo masyarakat dan menghebohkan wisatawan Dieng. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Musim kemarau di dataran tinggi Dieng biasa dibarengi dengan fenomena alam yang unik, yakni kemunculan bun upas atau embun es.

Dieng biasa dilanda suhu beku hingga titik-titik air yang menempel di dedaunan mengkristal atau menjadi es.

Fenomena langka ini biasa disebut embun es atau bun upas, dan tahun ini diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus.

DCF Ditiadakan, Bocah Rambut Gimbal Aksa Diruwat Mandiri di Rumah: Saya Mau Motor Trail Merah

Resmi, DKPP Nyatakan Bawaslu Purbalingga Tak Profesional Tangani Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

Ini Sapi Kurban Terbesar - Terberat di Indonesia Milik Jokowi, Disembelih di NTB, Segini Harganya

5 Ekor Kambing Bakal Hewan Kurban di Wonosobo Hilang Dicuri, Simin Ungkap Ciri-cirinya

Embun es sudah beberapa kali turun di komplek candi Arjuna Dieng pada Juli 2020 ini hingga menarik wisatawan.

Embun es biasanya turun lebih sering pada puncak kemarau, sekitar bulan Agustus.

Pun di tahun ini tak jauh beda. Puncak musim kemarau di Kabupaten Banjarnegara diprediksi pada bulan Agustus sampai September 2020.

Agustus jadi bulan istimewa bagi penikmat wisata Dieng karena terdapat perhelatan akbar Dieng Culture Festival (DCF)'> Dieng Culture Festival (DCF) di komplek candi Arjuna.

Ribuan peserta DCF dari berbagai daerah di Indonesia tidak hanya dimanjakan dengan kemegahan even budaya itu.

Jika beruntung, di puncak kemarau itu, saat hawa dingin menyayat kulit, wisatawan akan disuguhi fenomena bun upas di komplek candi.

Bebarengan dengan puncak musim kemarau Agustus mendatang, em bun upas diperkirakan masih akan muncul meski tidak bisa dipastikan tanggal kemunculannya.

Sayangnya, menurut Kepala Desa Dieng Kulon Kecamatan Batur Banjarnegara Slamet Budiono, perhelatan akbar DCF yang sama dinantikan wisatawan dipastikan ditaidakan atau ditunda, tidak akan digelar pada Agustus tahun ini.

"DCF ditunda, tidak digelar Agustus ini," katanya, Jumat (31/7/2020)

Iya, DCF resmi ditiadakan di bulan Agustus tahun ini.

Pembukaan objek wisata Dieng, khususnya Candi Arjuna dan Kawah Sikidang tak mengubah keputusan panitia untuk menunda gelaran acara itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved