Breaking News:

Berita Artis

Soal Warna Pirang Rambut Pasha Ungu Wakil Wali Kota Palu, Mari Tengok Kembali Aturan Kemendagri

Baru-baru ini, Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha Ungu, jadi sorotan karena pemilihan gaya rambutnya yang dicat pirang.

Istimewa
Pasha Ungu saat diwawancarai Kompas TV, Rabu (29/7/2020)(Kompas TV) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Baru-baru ini, Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha Ungu, jadi sorotan karena pemilihan gaya rambutnya yang dicat pirang.

Rambut pirang Pasha Ungu jadi viral setelah mantan vokalis grup band tersebut mengunggah di akun Instagram pribadinya, @pashaungu_vm.

Dalam posting-annya itu, terlihat Pasha mengenakan pakaian PNS tengah menerima tamu dari DPRD Kabupaten Kutai Kertanegara.

Banyak yang mengkritik gaya rambut pirang Pasha Ungu karena statusnya sebagai pejabat publik dan seharusnya jadi contoh masyarakat.

Pimpinan Ponpes Cabuli 15 Santrinya, Modusnya Berikan Doa Kepintaran

Ibadah Haji di Era Pandemi, Keliling Kabah Harus Terapkan Social Distancing

Hasil Lengkap Liga Italia: Immobile Kokoh di Puncak Top Skor, Juventus Kalah, dan AC Milan Pesta Gol

Jadwal Acara TV Hari Ini Kamis 30 Juli 2020 di: Trans TV, Trans 7, GTV, SCTV, RCTI, dan NET TV

Jabatan kepala daerah sendiri, termasuk Wakil Wali Kota, sebenarnya bukanlah kategori PNS sesuai dengan Pasal 123 ayat (3) UU ASN.

Namun jika gaya mengecat rambut dilakukan seorang PNS, apakah hal tersebut melanggar peraturan?

Plt Kepala Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono, menyebut tindakan mengecat rambut bagi seorang ASN memang dilarang di sejumlah instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Namun begitu, ada pula instansi pemerintah yang mengizinkan pegawainya mengecat rambut.

Mengecat rambut masih bisa ditoleransi jika warna cat sesuai dengan warna rambut alias bukan cat rambut warna-warni.

"Ada instansi yang mensyaratkan hal tersebut, tapi ada yang tidak," jelas Paryono dikonfirmasi, Kamis (20/7/2020).

Halaman
123
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved