Breaking News:

Berita Regional

Pimpinan Ponpes Cabuli 15 Santrinya, Modusnya Berikan Doa Kepintaran

Empat orang santri melaporkan pimpinan ponpesnya di Serang, Banten atas tindak pidana pencabulan.

Editor: Rival Almanaf
Kompas.com/Istimewa
JM (52) pimpinan pondok pesantren di Serang Banten diamankan diduga cabuli santriwati. 

Modus JM dalam melancarkan aksinya ialah dengan menjanjikan kemampuan wafak atau jimat dengan doa-doa diberikan kepintaran kepada korbannya.

Jimat tersebut harus dibayar dengan persetubuhan.

"Modus kiainya ini diiming-imingi dengan wafak wiridan semacam itu."

"Setelah itu di situ diajak ke kamar, pembayarannya itu harus dengan syahwat, dipeluk, dicium, disuruh buka pakaian," ujar Daeng.

Selain itu, JM juga mengancam santriwati dengan guna-guna jika melaporkan kejadian tersebut.

"Padahal dia punya istri tiga, bahkan istrinya juga korban. Dia itu ketua yayasan, nggak pernah ngajar di ponpes, cuma nyariin korban saja," kata dia.

Pelaku telah diamankan oleh kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Sudah diamankan, sudah dibawa ke polres untuk melengkapi berkasnya."

Tujuh Petani Sragen Tewas Terkena Jebakan Tikus Listrik, Begini Respon Wakil Bupati

Mengintip Pelaksanaan Ibadah Haji di Tengah Pandemi Covid-19, soal Kerikil Jumrah dan Air Zam-zam

Lazio Incar Silva Eks Gelandang Andalan Manchester City, Siap Bersaing dengan Klub Dubai

Punya Penyakit Aneh, Wanita Ini Berkokok Seperti Ayam dan Mengais Tanah, Ditemukan Saudara di Kebun

"Dia memang JM, pimpinan ponpes," kata Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata saat dikonfirmasi Kompas.com.

Dalam pemeriksaan, diketahui bahwa JM melakukan pencabulan di beberapa lokasi, mulai kamar hingga dalam mobil.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved