Berita Regional
Kisah Nenek Sumiyati, Penyapu Jalan di Tenggarong Kurban Sapi dan Kambing, Hasil Nabung 15 Tahun
Kisah Nenek Sumiyati, Penyapu Jalan di Samarinda Nabung 15 Tahun hasilnya untuk beli hewan Kurban Sapi dan Kambing
"Saya sudah cerai lama. Belasan tahun lalu. Saya tinggal sendirian di sini."
"Punya empat anak tapi tinggal terpisah," terang Sumiyati.
Sumiyati mengutarakan niatnya membeli hewan kurban demi akhirat.
"Dunia tidak ada apa-apanya, Nak. Akhirat yang penting," tegas dia.
Sebelum jadi penyapu jalan, Nenek Sumiyati sempat bekerja pemulung.
Dia mengumpulkan botol-botol kemasan plastik, kardus dan barang bekas lainnya kemudian dia jual.
"Tapi sekarang sudah enggak lagi."
"Sekarang sapu jalan sama dan jualan kecil-kecilan," tutup dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kisah Nenek Penyapu Jalan Kurban Sapi dan Kambing Hasil Menabung 15 Tahun
• Terkena Sindrom Peter Pan, Dua Kakak - Adik Usia 40-an Tahun Ini Bersikap Seperti Anak Kecil
• Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?
• Sehari Semalam Menghilang, Petani Ini Tewas di Pematang Sawah, Diduga Dibunuh Anak Kandung
• Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini