Berita Blora
Detik-detik Perampokan Toko Emas di Dekat Polsek Blora, Karyawan Ditodong Senjata Api dan Celurit
Detik-detik Perampokan Toko Emas di Dekat Polsek Blora, Karyawan Ditodong Senjata Api dan Celurit
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Kawanan rampok menyatroni dan menguras perhiasan toko emas yang berada di dekat Polsek Blora, Sabtu (25/7/2020).
Rampok bermasker ini menodongkan senjata api dan celurit kepada karyawan toko emas, yang baru saja buka tersebut.
Aksi kawanan perampok bersenjata ini hanya membutuhkan waktu 35 detik untuk menguras perhiasan di toko emas yang berada di alan Mr Iskandar Nomor 2, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng) tersebut.
• Hanya 35 Detik, Perampok Bersenjata Kuras Perhiasan Toko Emas di Dekat Polsek Blora
• Editor Metro TV Yodi Prabowo Diduga Bunuh Diri, Polisi Tak Mau Terbitkan SP3, Ini Alasannya
• Ketua Papdesi Purbalingga Sahlan: Pungutan saat Pelantikan Perangkat Desa Bukan Tradisi
• Kakek 67 Tahun Lima Kali Setubuhi Anak di Bawah Umur di Kebumen, Polisi: Dilakukan saat Rumah Sepi
Dalam aksi menyatroni Toko Emas Tony Mustika yang terletak sekitar 100 meter dari kantor Polsek Blora ini, kawanan rampok tersebut mengenakan masker.
Kapolsek Blora, AKP Joko Priyono, mengatakan, perampokan terjadi pada pagi sekitar pukul 07.45 WIB, saat toko emas baru saja dibuka.
Beberapa karyawan toko emas tak berkutik ketika kedua orang perampok masuk menodongkan senjata hingga berhasil menggondol sejumlah perhiasan.
Aksi keduanya terekam closed circuit television (CCTV), dan hanya berlangsung 35 detik.
"Saat itu situasi sekitar masih sepi. Toko emas juga baru saja buka."
"Perampok berhasil menggasak sejumlah perhiasan. Kerugian masih dihitung," kata Joko, saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Sabtu sore.
Kedua orang perampok yang berboncengan semula memarkirkan motor matiknya tak jauh dari toko emas tersebut.
Dengan mengenakan helm, penutup kepala dan masker, mereka langsung masuk ke toko emas dengan mengancam karyawan toko.
Seorang perampok di antaranya menodongkan senjata api, sementara seorang perampok lagi memecahkan kaca etalase menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Kedua orang perampok pun lantas dengan leluasa memasukkan sejumlah perhiasan yang dipajang di etalase ke dalam tas ransel.
Kedua perampok yang bercelana jeans, berjaket biru dan hitam tersebut kemudian kabur dengan motornya.
Saat aksi perampokan, lanjut Joko, karyawan toko yang merasa terancam sempat membunyikan alarm.