Berita Kriminal
Editor Metro TV Yodi Prabowo Diduga Bunuh Diri, Polisi Tak Mau Terbitkan SP3, Ini Alasannya
Editor Metro TV Yodi Prabowo Diduga Bunuh Diri, Polisi Tak Mau Terbitkan SP3, Ini Alasannya
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Polisi menyatakan, penyebab meninggalnya editor Metro TV Yodi Prabowo diduga keras karena bunuh diri.
Meski demikian, Polda Metro Jaya tak akan menerbitkan surat perintah pemberhentian penyidikan (SP3) dalam kasus ini.
Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus.
• Dinyatakan Bunuh Diri, Mengapa Jasad Editor Metro TV Ada di Pinggir Tol? Begini Jawaban
• Belasan Petugas Pemilu di Blora Positif Covid-19, Ketua KPU: Isolasi, Dilarang Ikut Kegiatan
• Hanya 35 Detik, Perampok Bersenjata Kuras Perhiasan Toko Emas di Dekat Polsek Blora
• Polisi Simpulkan Editor Metro TV Yodi Prabowo Bunuh Diri, Keluarga Tidak Percaya Berikut Alasannya
Yusri menyatakan, polisi masih menunggu adanya temuan bukti baru seiring berjalannya waktu.
Bisa saja, kata Yusri, bukti baru tersebut dapat memperterang penyebab utama tewasnya Yodi Prabowo.
"Apakah kemungkinan lain ada informasi yang akurat bisa saja, kan fakta-fakta yang ditemukan hasil penyelidikan hasil labfor kan disampaikan tadi semuanya itu."
"Kan disampaikan dugaan keras bunuh diri," ucap Yusri, Sabtu (25/7/2020).
Dia memastikan, penyidik masih bekerja terus demi mendapatkan fakta-fakta baru.
Sementara ini, polisi menduga Yodi Prabowo tewas karena bunuh diri.
Dugaan itu muncul setelah polisi menyelidiki pisau yang ditemukan di dekat jenazah Yodi.
Pisau itu memiliki bekas darah yang sesuai dengan DNA Yodi.
Selian itu, polisi menemukan bukti Yodi membeli pisau tersebut.
Polisi menemukan rekaman kamera CCTV di toko tempat Yodi membeli pisau.
Hingga saat ini, polisi masih berupaya mencari bukti lain guna memperterang kasus kematian Yodi.
Jenazah Yodi ditemukan di pinggir Tol JORR Pesanggrahan, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta pada Jumat lalu pukul 11.30 WIB oleh tiga anak kecil yang bermain layangan.
Yodi tertelungkup di dekat tembok.