Teror Virus Corona
Kabar Baik, Vaksin Virus Corona Siap Diuji di Indonesia Bulan Agustus
Kabar baik bagi masyarakat Indonesia terkait upaya penekanan sebaran virus corona datang.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kabar baik bagi masyarakat Indonesia terkait upaya penekanan sebaran virus corona datang.
Vaksin corona asal China, Sinovac telah sampai di Indonesia dan siap diuji klinis pada sejumlah orang.
Diharapkan vaksin tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk menekan penyebaran virus corona tersebut.
Pada pekan lalu, Bio Farma menerima vaksin Sinovac dari China sebanyak 2.400 vaksin.
• Infeksi Virus Corona di Jateng Terus Meningkat, Ketua DPRD Minta Pemprov Perbanyak Tes Covid-19
• Masuki Masa New Normal, Penghuni Kost Gang Sadar Baturraden Ada Keinginan Kembali
• Jadwal Lengkap 16 Besar Liga Champions, Harapan Terakhir Messi Jika Tak Ingin Barcelona Tanpa Gelar
• Panpel PSIS Semarang Kebut Perbaikan Stadion Citarum Sebelum Liga 1 Kembali Bergulir
"Vaksin ini akan dites dulu di internal lab Bio Farma. Namun clinical trial akan dilakukan oleh Unpad (Universitas Padjajaran)," ujar Neni Nurainy, Research and Development Bio Farma seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (20/7/2020).
Uji klinis fase 3 ini merupakan uji khasiat vaksin corona untuk mengetahui efektivitas dari vaksin Sinovac dalam melawan infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.
"Uji klinis ini sebenarnya membutuhkan waktu yang cukup lama, namun kita telah mempunyai cukup data bahwa vaksin ini ama dan berkhasiat, sehingga nanti akan keluar yang namanya emergency use authority," ungkap Neni.
Emergency use authority ini merupakan regulasi untuk mempercepat produksi vaksin dengan landasan data yang cukup terkait khasiat dan keamanan vaksin yang diberikan selama uji klinis fase 3 dilakukan.
Neni mengatakan uji klinis fase 3 rencananya akan mulai dilakukan pada awal Agustus mendatang, dan ditargetkan berjalan selama 6 bulan sebelum diproduksi massal pada kuartal I tahun 2021.
"Jadi selama produksi, uji klinis vaksin Sinovac ini tetap diteruskan," kata Neni.
Direktur Utara Bio Farma Honesti Basyir mengatakan apabila uji klinis tahap 3 ini lancar, maka produksi vaksin ini di Indonesia, akan dimulai pada kuartal I 2021.
"Kami sudah mempersiapkan fasilitas produksinya di Bio Farma, dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis," kata Honesti dalam rilisnya.
Honesti mengatakan metode pembuatan vaksin yang digunakan Sinovac memiliki kompetensi yang sama dengan Bio Farma.
Dengan metode ini, pembuatan vaksin untuk Covid-19 tidak lagi perlu merubah atau menambah investasi.
Transfer teknologi pembuatan vaksin Neni mengatakan rencananya dalam tahap uji klinis ini, vaksin tersebut akan diberikan kepada 1.620 sukarelawan yang akan dilakukan oleh para analis dari Pusat Uji Klinis Fakultas Kedokteran di Universitas Padjajaran, Bandung.
Para peserta uji klinis akan dipilih dengan rentang usia antara 18-59 tahun, dengan kriteria-kriteria tertentu.
Sebelumnya, disebut akan ada transfer teknologi dalam pengembangan vaksin corona tersebut.
• Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dibubarkan Presiden
• Mengenal Aiptu Dwiyanto Polisi Tegal Kota yang Jadi Pawang Anjing K9 Terbaik se Indonesia
• Kasus Kematian Akibat Demam Berdarah Meningkat di Kabupaten Tegal.
• Anji Meminta Maaf dan Menghapus Postingan Berisi Opini Tentang Karya Foto Jurnalistik Covid-19
Neni menjelaskan transfer teknologi memang sudah menjadi tanggungjawab produsen.
"Namun, ini masih dalam pembahasan secara detil. Teknologi pembuatan vaksin, yang kemungkinan dari downstream."
"Artinya, pembuatan tidak dari awal, tapi produksinya kami akan dari formulasi, filling dan packaging," jelas Neni.
Hingga saat ini jumlah vaksin corona untuk Covid-19 yang akan diproduksi juga masih diperhitungkan dan menunggu kebijakan Kementerian Kesehatan.
"Akan tetapi yang pasti Bio Farma telah menyediakan kapasitas produksi vaksin yang dibutuhkan Indonesia," imbuh Neni. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Agustus, Indonesia Mulai Uji Klinis Vaksin Corona Sinovac pada 1.620 Orang",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-pemberian-vaksin-atau-vaksinasi.jpg)