Breaking News:

Berita Tegal

Mengenal Aiptu Dwiyanto Polisi Tegal Kota yang Jadi Pawang Anjing K9 Terbaik se Indonesia

Aiptu Dwiyanto (58) mendapatkan penghargaan sebagai pawang satwa K9 terbaik se Indonesia dari Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri.

Tribunbanyumas.com/ Fajar Bahruddin
Aiptu Dwiyanto anggota Polres Tegal Kota yang mendapatkan penghargaan pawang satwa K9 terbaik se Indonesia dari Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Aiptu Dwiyanto (58) mendapatkan penghargaan sebagai pawang satwa K9 terbaik se Indonesia dari Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri.

Aiptu Dwi, sapaan akrabnya, merupakan anggota Polres Tegal Kota yang sehari-hari bertugas sebagai Kasubnit 2 Unit Dalmas Satsabhara.

Dia menjadi anggota Polri pertama di luar anggota Polsatwa yang mendapatkan penghargaan pawang satwa terbaik anjing pelacak atau K9.

Dalam kariernya, ia tercatat sudah menjadi pawang anjing pelacak K9 selama 17 tahun.

Kasus Kematian Akibat Demam Berdarah Meningkat di Kabupaten Tegal.

Anji Meminta Maaf dan Menghapus Postingan Berisi Opini Tentang Karya Foto Jurnalistik Covid-19

Hujan Disertai Petir, Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Kabupaten Pekalongan, Selasa 21 Juli 2020

Ibu Melahirkan Tanpa Berhubungan Intim di Tasikmalaya, Begini Penjelasan dari Sudut Pandang Medis

Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Hariyanto mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada Aiptu Dwi karena dia mempunyai dedikasi yang tinggi.

Dia bisa memelihara, merawat, sekaligus mengoperasionalkan anjing pelacak K9.

"Untuk K9 kami menyerahkan ini satu-satunya di Indonesia, di Tegal Kota. Ini untuk yang pertama kali di luar Polsatwa. Kalau Polsatwa di Mabes, banyak pawang-pawang sudah mendapat penghargaan," kata Brigjen Pol Hariyanto seusai memberikan penghargaan di Mapolres Tegal Kota, Senin (20/7/2020).

Brigjen Pol Hariyanto menjelaskan, sulit bagi seorang pawang untuk bisa memelihara, merawat, dan mengoperasionalkan anjing K9 sekaligus.

Menurutnya, belum tentu seorang pawang yang merawat juga bisa mengoperasionalkan.

Begitu juga sebaliknya, bisa mengoperasionalkan belum tentu bisa merawat.

Halaman
12
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved