Rabu, 8 April 2026

Berita Kriminal

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Wartawan Metro TV: Rekaman CCTV Terhapus

Fakta baru pembunuhan editor Metro TV Yodi Prabowo mulai terungkap. Polisi memaparkan salah satunya adalah terhapusnya rekaman CCTV.

Editor: Rival Almanaf
Tribun Jakarta
Ratusan pelayat di rumah duka almarhum Yodi Prabowo, Editor Metro TV, di bilangan Jalan Alle Raya, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat malam (10/7/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Fakta baru pembunuhan editor Metro TV Yodi Prabowo mulai terungkap.

Polisi memaparkan salah satunya adalah terhapusnya rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Hal itu membuat aparat kesulitan dalam mengungkap kasus tersebut.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Mochammad Irwan Susanto.

Jelang MotoGP Spanyol, Marc Marquez Yakin Juara Meski Memulai Balapan Dari Posisi Tiga

Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Kabupaten Pekalongan, Minggu 19 Juli 2020

Belum Genap Setahun Jadi Kader PDIP, Berikut Perjalanan Gibran Hingga Maju Sebagai Calon Wali Kota

Diduga Setubuhi Anak SD, Oknum Pejabat Desa Ngaku Sudah Nikah Siri dengan Mahar Rp 50 Ribu

Salah satu kendala yang dihadapi polisi adalah rendahnya kualitas video dan terhapusnya rekaman video CCTV di sekitar tempat penemuan mayat Yodi.

"Gambaran CCTV itu tidak jelas. Karena tidak jelasnya kami minta bantu laboratorium dengan alat khusus sehingga mempermudah kita melihat."

"Seperti apa mungkin jenis mobilnya, pelat nomornya, dan lain sebagainya," ujar Irwan di kantornya, Jumat lalu.

Irwan menambahkan, salah satu CCTV yang berada di dekat sekitar lokasi penemuan mayat Yodi Prabowo sudah terhapus.

"Kalau kami di TKP, informasi terakhir (CCTV) itu sudah terhapus karena sudah tertimpa (video lain)."

"Yang sangat dekat dengan TKP itu sudah terhapus, tapi kita berupaya mencari agar terang perkara ini," ujarnya.

Selama penyidikan, Irwan mengakui polisi kesulitan melacak jejak terduga pelaku di tempat kejadian perkara (TKP), meskipun telah mengerahkan dua anjing K-9.

"Kesulitan kami, alat-alat bukti yang kiranya mendukung bahwa ada jejak pelaku di TKP itu belum selesai, masih diteliti secara forensik," ujar dia.

Jenazah Yodi ditemukan di pinggir Tol JORR Pesanggrahan, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta pada Jumat lalu pukul 11.30 WIB oleh tiga anak kecil yang bermain layangan.

Di tempat kejadian perkara, polisi menemukan dompet berisi KTP, NPWP, kartu ATM, motor Honda Beat warna putih bernomor B 6750 WHC, tiga STNK, uang sebesar Rp 40.000, helm, jaket, dan tas milik korban.

Heboh Palestina Tidak Bisa Ditemukan di Google Map dan Apple Map

Dipanggil Jokowi Sebelum Pengumuman Rekomendasi untuk Gibran, Purnomo Bantah Ditawari Jabatan

Suami Kinem Penderita Kanker Akhirnya Jujur, Bantuan Justru Digunakan Beli Dua Sapi dan Tiga Motor

Jumlah Penderita Virus Corona di Indonesia Sudah Lampaui China dengan Pengujian yang Lebih Sedikit

Pada jenazah Yodi terdapat luka tusuk. Di dekat jenazahnya ditemukan juga sebilah pisau.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved