Senin, 4 Mei 2026

Berita Jateng

Ganjar Geram Solo Disebut Zona Hitam Covid-19: Iku Jarene Sopo?

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Geram mengetahui Kota Solo Disebut Zona Hitam Penyebaran Covid-19: Iku Jarene Sopo? Ganjar mempertanyakan predikat itu

Tayang:
Istimewa
Tangkapan layar video di Facebook saat Ganjar minta Sekda Blora mundur - Ganjar mengaku heran dengan beredarnya kabar bahwa Solo merupakan wilayah zona hitam Covid-19. Ia pun mempertanyakan predikat tersebut: seng ngomong sopo? 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kota Solo dalam beberapa hari terkahir mendapat predikat zona hitam penyebaran Covid-19.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganajr Pranowo, geram dengan predikat yang dinilai tak jelas sumber dan referensinya ini.

Ia pun membantah bahwa Solo merupakan zona hitam Covid-19

"Solo zona hitam iku jarene sopo (itu kata siapa)? Yang ngomong zona hitam siapa?," ucap Ganjar saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (14/7/2020).

Solo Zona Hitam Covid-19, FX Hadi Rudyatmo: Tidak Berlebihan, Biar Warga Lebih Waspada Saja

Awas, Izin Berdagang akan Dicabut Bila Pedagang di Banyumas Membandel Tak Mau Pakai Masker

Begini Cara KPU Purbalingga Fasilitasi Pasien Covid-19 yang Dikarantina Tetap Nyoblos saat Pilbup

Adik Ipar Ganjar Tantang Petahana dalam Pilbup Purbalingga, PKB Berikan Rekomenadsi Paslon Oji-Jeni

Ganjar tidak mengerti kenapa Solo mendapat predikat sebagai zona hitam penyebaran Covid-19.

Dirinya juga heran, kenapa tiba-tiba status itu diberikan ke Solo.

"Saya juga heran, mungkin itu penilaian pengamat yang bilang begitu, atau ada yang lagi benci."

"Soalnya yang terjadi dan kita kontrol saat ini di Solo ya di RSUD Moewardi dan UNS itu saja," tegasnya.

Dari dua klaster baru penyebaran Covid-19 di Solo tersebut, keduanya sudah dilakukan tindakan-tindakan.

Tracing, tes massal hingga isolasi sudah diterapkan untuk memutus mata rantai penyebaran.

"Maka kok banyak yang bilang zona hitam."

"Saya juga heran, mungkin yang hitam itu bajumu," canda Ganjar sambil menunjuk baju salah satu awak media.

Sekadar diketahui, banyak beredar informasi bahwa Kota Solo telah berstatus zona hitam penyebaran covid-19.

Maknanya, penularan dan persebaran virus covid-19 di daerah itu terjadi cukup besar.

Sejumlah media massa juga sudah menuliskan informasi itu. Padahal jika dilansir dari website resmi corona.jatengprov.go.id, per hari ini, Selasa (14/7) pukul 14.27 WIB, di Kota Solo hanya ada 15 pasien positif covid-19, ODP 6 dan PDP 20.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved