Teror Virus Corona

Solo Zona Hitam Covid-19, FX Hadi Rudyatmo: Tidak Berlebihan, Biar Warga Lebih Waspada Saja

Berkenaan status zona hitam di Surakarta, Rudy mengungkapkan, agar masyarakat lebih berhati-hati dan tetap menerapkan protokol Covid-19.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
DOKUMENTASI - Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengenakan masker karakter kumis tebal. Sontak, dirinya pun menjadi perhatian warganya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo angkat bicara terkait status zona hitam persebaran kasus Covid-19 di Kota Bengawan ini.

Berkenaan status zona hitam, Rudy mengungkapkan, agar masyarakat lebih berhati-hati dan tetap menerapkan protokol Covid-19.

Minimal adalah mengenakan masker, jaga jarak, dan sering cuci tangan.

Bupati Brebes Hadiri Gowes Massal Berbuntut Panjang, Disorot Warganet Hingga Disemprot Gubernur

Masih Nekat Tarik Pungutan ke Wali Murid, Bupati Banyumas: Si Kepala Sekolah Bakal Kami Copot

Breaking News: Kompleks Pasar Wage Purwokerto Ditutup Tiga Hari, Berlaku Mulai Selasa

Hari Pertama Tahun Ajaran Baru, Masih Banyak yang Kecele Datang ke SMP Negeri 1 Tegal

"Dikatakan zona hitam biar masyarakat lebih waspada, hati-hati."

"Karena apapun yang namanya virus kan tidak terlihat."

"Biasanya tambahan kasus Covid-19 di Surakarta, 1 atau 2."

"Kemarin langsung 18 kasus."

"Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Solo (Ahyani) menyampaikan zona hitam, itu benar," kata Rudy kepada Tribunbanyumas.com, Senin (13/7/2020).

Kendati demikian, menurutnya secara indikator Kota Surakarta belum termasuk zona hitam.

Namun untuk memperingatkan masyarakat supaya waspada, Rudy menilai status zona hitam tersebut tidak berlebihan.

"Zona hitam itu biar masyarakat lebih waspada."

"Secara indikator surakarta belum masuk zona hitam."

"Zona hitam itu kalau positif Covid-19 sudah 60 persen," jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunbanyumas.com, data kasus Covid-19 di Kota Surakarta hingga Senin (13/7/2020) total ada 64 kasus.

Dari 64 kasus tersebut, sebanyak 37 orang dinyatakan sembuh, 22 menjalani rawat inap, dan 5 meninggal dunia. (Agus Iswadi)

Sekolah Laut Sakila Kerti Jadi Media Literasi Wilayah Pesisir Tegal, Jumadi: Jangan Kasih Kendor

Salatiga Masih Berstatus Zona Merah, Pengenalan Lingkungan Sekolah Secara Online

Jadwal Latihan PSIS Semarang, Dragan Djukanovic Usulkan Mulai 1 Agustus, Ini Alasan Sang Pelatih

Begini Cara Urus Surat Keterangan Bebas Covid-19, Berikut Biaya Mandiri di Rumah Sakit

Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Teror Virus Corona
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved