Breaking News:

Berita Kriminal

Guru Perempuan Itu Tewas Mengenaskan, Jasad Dimasukkan dalam Ember, Telanjang dan Tangan Terikat

Guru Perempuan Itu Tewas Mengenaskan, Jasad Dimasukkan dalam Ember, Telanjang dan Tangan Terikat

Editor: yayan isro roziki
TRIBUNJOGJA.com/Suluh Pamungkas
Ilustrasi mayat korban pembunuhan - Seorang perempuan yang berprfesi sebagai guru ditemukan meninggal di rumahnya. Jasad korban dimasukkan dalam ember, serta dalam kondisi telanjang dan tangan terikat. 

"Korban ditemukan tewas dalam ember dengan keadaan dibungkus kain tebal atau karpet. Tapi tanpa busana alias telanjang, dan kondisi tangan terikat. Ada bekas luka di leher. Kemungkinan leher dijerat sampai korban tidak bisa bernapas."

TRIBUNBANYUMAS.COM - Nasib naas menimpa seorang perempuan guru, berinial EY (50), warga Jalur 5 Desa Marga Rahayu, Kecamata Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin.

Ia ditemukan tewas mengenaskan. Jasadnya dimasukkan dalam ember, dalam kondisi telanjang dan tangan terikat, Kamis (9/7/2020).

Diduga kuat, guru tersebut telah menjadi korban pembunuhan.

Informasi yang dihimpun, warga curiga dengan keberadaan guru tersebut melapor ke kantor polisi terdekat.

Pengakuan Pembunuh-Pemerkosa Bocah 5 Tahun di Pasuruan: Saya Rampas Perhiasannya untuk Beli Sosis

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita yang Mayatnya Ditemukan di Bawah Ranjang Hotel. Terungkap Motifnya

Kuli Bangunan Tewas, Kepalanya Dicangkul Anak Pemilik Rumah yang Sedang Direnovasi, Pelaku Kesal

Petugas Kebersihan Kereta Temukan Uang Rp500 Juta, Dikembalikan ke Pemiliknya, Inilah Sosok Mujenih

Petugas yang datang menemukan jasad korban berada dalam ember berdiameter 60 cm.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, petugas awalnya mendapatkan laporan dari warga.

Setelah itu, polsek setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

"Korban ditemukan tewas dalam ember dengan keadaan dibungkus kain tebal atau karpet."

"Tapi tanpa busana alias telanjang, dan kondisi tangan terikat," kata Danny saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat.

Danny menjelaskan, saat ini jenazah EY sedang dievakuasi dan akan menjalani proses otopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang.

Selain itu, kediaman korban pun telah dipasang police line untuk dilakukan penyelidikan.

"Ada bekas luka di leher. Kemungkinan leher dijerat sampai korban tidak bisa bernapas. Untuk luka-luka lain tidak ada," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Seorang Guru Ditemukan Tewas di Ember dengan Tangan Terikat dan Telanjang

Santri Ponpes Gontor Positif Covid-19 Kembali Bertambah, Bupati Ponorogo: Ada 2 Sub Klaster

Ratusan Anggota TNI Positif Covid-19, Siswa Secapa Angkatan Darat di Bandung

2.129 PPDP Wajib Jalani Rapid Test sebelum Coklit di Lapangan, KPU Purbalingga: Sesuai PKPU

Ombudsman Jateng Ungkap Rapid Test Jadi Lahan Bisnis untuk Keuntungan Segelintir Oknum

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved