Breaking News:

Teror Virus Corona

Segera Diberlakukan! Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Semarang Raya

PKM tidak hanya diberlakukan di Kota Semarang, tetapi juga di daerah yang berhubungan dengan Kota Semarang. Seperti Demak, Kendal, hingga Salatiga

KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Puri Gedeh Kota Semarang, Selasa (7/7/2020) petang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berencana memberlakukan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) serentak untuk wilayah Semarang Raya.

Hal ini dilakukan menyusul adanya penambahan klaster baru penularan Covid-19 di Kota Semarang, Jawa Tengah dari tiga perusahaan.

Ekor Kedua Sapi Ini Mendadak Buntung, Guntur Penasaran Mengapa Pelaku Melakukannya

KA Bima Kembali Beroperasi, Tiap Akhir Pekan, Lintasi Purwokerto Relasi Gambir-Malang

Jaka Ketiban Berkah Pandemi Covid-19, Penjualan Hewan Kurban Meningkat di Kota Tegal

Ibu Muda Asal Cilacap Jual Bayi Via Facebook, Polisi: Adopsi Tetapi Berbayar, Ada Makelarnya

Menurutnya, PKM tidak hanya diberlakukan di Kota Semarang, tapi juga di daerah yang berhubungan dengan Kota Semarang.

Seperti Kabupaten Demak, Kendal, Kabupaten Semarang, dan Kota Salatiga.

"Sudah kami siapkan surat di Semarang Raya akan dilakukan PKM serentak semuanya."

"Kalau hanya Kota Semarang ngapain? Buat kami harus sama semuanya."

"Misal ada jam malam, ada pembatasan kegiatan, atau masyarakat harus di rumah lagi maka dilakukan," kata Ganjar seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (8/7/2020).

Ganjar berharap dengan penerapan PKM di Semarang Raya bisa terjalin komunikasi yang baik di setiap daerah dalam penanganan Covid-19.

“Patrolinya digencarkan, Satpol PP maupun Dinkes bisa melakukan tracing secara terus menerus."

"Rapid test maupun PCR bisa lebih digiatkan."

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved