Breaking News:

Berita Kriminal

Ibu Muda Asal Cilacap Jual Bayi Via Facebook, Polisi: Adopsi Tetapi Berbayar, Ada Makelarnya

Setelah itu SBF mengiklankan di media sosial Facebook dengan postingan berisi "beby boy mencari adopter lokasi Jogja".

KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA
Tiga tersangka kasus penjualan bayi melalui Facebook dihadirkan dalam jumpa pers di Polresta Yogyakarta, Selasa (7/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, YOGYAKARTA - Kasus penjualan bayi kembali terungkap pihak kepolisian atas tingkah seorang ibu muda berinisial EP (24) warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah ini.

Dia tega menjual bayi yang dilahirkannya melalui akun media sosial, Facebook.

EP menjual anak kandungnya yang baru berusia 2 bulan karena tidak mampu membesarkannya.

Jaka Ketiban Berkah Pandemi Covid-19, Penjualan Hewan Kurban Meningkat di Kota Tegal

KA Bima Kembali Beroperasi, Tiap Akhir Pekan, Lintasi Purwokerto Relasi Gambir-Malang

Ekor Kedua Sapi Ini Mendadak Buntung, Guntur Penasaran Mengapa Pelaku Melakukannya

Kasar Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riko Sanjaya mengatakan, awalnya EP mem-posting di media sosial Facebook.

EP memposting tulisan "seorang bayi laki-laki mencari adopter".

"Postingan itu dibaca oleh SBF (25) yang merupakan makelar atau pencari bayi," ujar Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riko Sanjaya seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (8/7/2020).

AKP Riko menyampaikan, SBF kemudian menghubungi EP.

Dari pembicaraan itu, keduanya sepakat bertemu di Cilacap, Jawa Tengah.

"Untuk adopsi bayi laki-laki tersebut biayanya Rp 6 juta," ungkapnya.

Uang untuk biaya adopsi itu diperoleh SBF dari JEL (39) yang berprofesi sebagai bidan.

Halaman
1234
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved