Jumat, 12 Juni 2026

Berita Banyumas

GOR Satria Purwokerto Mulai Terisi, 11 Orang Pendatang Dikarantina, Mayoritas dari Jakarta

GOR Satria Purwokerto Mulai Terisi, 11 Orang Pendatang Dikarantina, Mayoritas dari Jakarta

Tayang:
Tribunbanyumas.com/ Permata Putra Sejati
Situasi lapangan futsal di GOR Satria Purwokerto yang dijadikan tempat karantina massal bagi pendatang maupun warga yang baru saja menempuh perjalanan dari zona merah Covid-19. 

GOR Satria mulai aktif ditempati peserta karantina massal. Saat ini, terdapat 11 orang yang dikarantina di GOR Satria Purwokero. Adapun 11 orang itu didominasi dari Jakarta, namun ada pula daerah lain seperti Tangerang, Surabaya, hingga Sulawesi.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Gelanggang Olahraga (GOR) Satria Purwokerto kembali digunakan lagi sebagai tempat karantina massal mulai Selasa (7/7/2020).

Berdasarkan data terbaru, para peserta karantina GOR Satria sudah mulai terisi dan didominasi orang yang baru saja menempuh perjalanan dari luar daerah.

Jumlah total warga yang saat ini dikarantina di GOR Satria ada11 orang.

GOR Satria Kembali Dijadikan Tempat Karantina, New Normal Kasus Covid-19 di Banyumas Melonjak

Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?

Kasus Positif Covid-19 di Semarang Melonjak, 3 Perusahaan Jadi Klaster Baru Penularan Corona

Masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional, GENDIS Bantu Penyandang Disabilitas di Banyumas

"Kemarin siang ada yang datang 1 orang pukul 14.30 WIB, kemudian tadi malam datang 1 orang pukul 20.39 WIB, tadi pagi pukul 05.57 WIB 1 orang."

"Pagi ini pukul 08.17 WIB sampai 10.16 WIB datang 7 orang, ditambah pada pukul 10.57 WIB datang 1 orang," ujar Petugas Registrasi Karantina dari BPBD Banyumas, Iwan F kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (8/7/2020).

Adapun 11 orang itu didominasi dari Jakarta, namun ada pula daerah lain seperti Tangerang, Surabaya, hingga Sulawesi.

Diberitakan sebelumnya jika Bupati Achmad Husein menetapkan kembali GOR Satria Purwokerto sebagai tempat karantina.

Hal ini lantaran masih adanya penambahan jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Ini seperti satu bulan yang lalu, bedanya satu bulan yang lalu didominasi oleh penderita yang sakit dengan gejala."

"Sedangkan sekarang adalah Orang Tanpa Gejala (OTG)," jelas Husein.

Para pendatang akan dikarantina paling tidak 3 hari dan akan langsung di Swab.

Tempatnya sendiri bertempat di Gedung Futsal, Gor Satria Purwokerto.

Jika setelah di swab ternyata dinyatakan positif dan pasien itu merupakan OTG, maka pasien tersebut akan dikarantina mandiri di Baturraden.

Pihaknya juga akan mengintensifkan kembali kerja satgas covid-19 tingkat desa yang mulai kendor sejak di pemberlakuan new normal.  (Tribunbanyumas/jti)

Segera Diberlakukan! Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Semarang Raya

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Ibu Muda Bunuh Bayi Baru Lahir, Dibekap Lalu Disimpan di Lemari, Setelahnya Dibuang ke Sungai

Rumah Sakit di Semarang Khawatir Tidak Muat Lagi Tampung Pasien Virus Corona

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved