Breaking News:

Berita Banyumas

Masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional, 'GENDIS' Bantu Penyandang Disabilitas di Banyumas

Masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional, 'GENDIS' Bantu Penyandang Disabilitas di Banyumas

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat melakukan video conference dengan Tim Panel Independen (TPI) Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), pada Rabu (8/7/2020). 

Program layanan Pemkab Banyumas untuk para penyandang disabilitas 'Gendis' masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional. Berkat 'Gendis' yang bekerja sama dengan 55 mitra, para penyandang disabilitas di Banyumas ditangani dan diarahkan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, sehingga mereka bisa mandiri.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Inovasi Gerbang Penyandang Disabilitas Sukses (Gendis) dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional.

Inovasi berhasil dalam melakukan pemberdayaan terhadap penyandang disabilitas di Kabupaten Banyumas dan bertekad masuk Top 45.

Inovasi Gendis dinilai oleh Tim Panel Independen (TPI) Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengatakan setidaknya terdapat 1.235 penyandang disabilitas di Banyumas yang rentan akan permasalahan sosial.

Gadis Cantik 18 Tahun Tewas di Bawah Ranjang Kamar Hotel, Paman: Pamitnya Interview Lowongan Kerja

GOR Satria Kembali Dijadikan Tempat Karantina, New Normal Kasus Covid-19 di Banyumas Melonjak

Segera Diberlakukan! Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Semarang Raya

Dita Leni Ravia, Siswi SMK di Yogyakarta Ini Jadi Viral, Berikut Alasan Orangtua Beri Nama Unik Itu

Contohnya adalah kurang dukungan keluarga untuk bekerja, menjadi pengamen, pengemis, pengangguran, tidak memiliki kemampuan atau life skill.

Dengan kerja sama dan kemitraan dengan 55 mitra, penyandang disabilitas ditangani dan diarahkan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Beberapa usaha yang sudah terealisasi adalah pembangunan panti pijat untuk mempekerjakan penyandang tuna netra.

Selain itu ada pula pelatihan usaha yang disesuaikan dengan kemampuan individu tersebut.

Anggaran inovasi Gendis dari Pemerintah Daerah (Pemda) sangat minim.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved