Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

KA Joglosemarkerto Sudah Aktif Lagi, Cuma Tiap Akhir Pekan, Tak Perlu Tunjukkan Hasil Rapid Test

Penumpang naik KA Kamandaka dan KA Joglosemarkerto tidak perlu surat keterangan uji tes PCR atau rapid test karena tergolong KA Lokal.

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/HERMAWAN HANDAKA
ILUSTRASI - PT KAI mengoperasikan Kereta Luar Biasa (KLB) untuk mengakomodir mobilitas penumpang yang mendapatkan pengecualian selama masa larangan mudik dalam rangka percepatan penanganan Covid19. KLB Jurusan Pasar Turi Surabaya berhenti di Stasiun Tawang Semarang, Selasa (12/5/2020) mengangkut 13 penumpang yang terdiri dari 10 orang berangkat dari Surabaya dan 3 orang berangkat dari Semarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - PT KAI Daop IV Semarang mengaktifkan kembali perjalanan satu KA reguler jarak jauh dan KA lokal Aglomerasi pada Juli 2020.

Kereta api yang diaktifkan yakni KA Kertajaya relasi Surabaya Pasar Turi - Pasar Senen Jakarta.

Lalu KA Lokal Kawasan Aglomerasi Joglosemarkerto relasi Solo Balapan-Yogyakarta melewati Stasiun Semarang Tawang, Tegal, dan Purwokerto.

Mohon Maaf, KA Ranggajati Kembali Berhenti Beroperasi, Hasil Evaluasi Okupansi Penumpang

Dilarang Paksa Beli Seragam di Sekolah, Disdikbud Kendal: Hak Sepenuhnya di Orangtua Peserta Didik

Kelonggaran Jam Malam Dilaksanakan Bertahap, Dandim 0701 Banyumas: Tunggu Hasil Tes Swab Massal

Begini Ekspresi Bupati Banyumas Saat Ikuti Tes Swab, Meringis Tahan Perih: Jebule Kayak Kiye Rasane

Namun kedua KA tersebut hanya beroperasi pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. 

Selain kedua KA itu, sudah ada KA Kamandaka relasi Semarang Tawang-Tegal yang juga beroperasi pada Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Krisbiyantoro mengatakan, jumlah perjalanan KA yang diaktifkan yakni 6 perjalanan.

Yakni KA Kertajaya sebanyak 2 perjalanan dan KA Joglosemarkerto 4 perjalanan.

Menurutnya, dengan diaktifkan dua kereta ini maka masyarakat semakin banyak pilihan kereta untuk berpergian keluar kota. 

"Pengaktifan ini untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian atau beraktivitas keluar kota dengan menggunakan kereta api."

"Namun tetap konsisten dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (2/7/2020).

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved