Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Banyumas

Anggaran Percepatan Penanganan Covid-19 di Banyumas Bertambah, Total Lebih Dari Rp 100 Miliar

Alokasi anggaran untuk penanganan covid-19 di Kabupaten Banyumas bertambah sebanyak Rp 50 miliar.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rival Almanaf
Tribunbanyumas.com/ Permata Putra Sejati
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Wahyu Budi Saptono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Alokasi anggaran untuk penanganan covid-19 di Kabupaten Banyumas bertambah sebanyak Rp 50 miliar.

Dana tersebut menggunakan biaya tidak terduga (BTT).

Hal itu disampaikan, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Wahyu Budi Saptono.

"BTT sudah tiga tahap, pertama sekitar Rp 3,8 miliar dan sudah digunakan serta dipertanggungjawabkan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (30/6/2020).

Pihaknya mengatakan jika BTT tahap kedua kurang lebih Rp 58 miliar untuk sekitar 10 organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Banyumas.

Kepada Kepala Daerah di Jateng, Jokowi Minta Pakai Data Science Sebelum Terapkan New Normal

Jadwal Liga Inggris Malam Nanti, Prediksi dan Link Live Streaming Brighton Vs Manchester United

Daftar Harga Wajar Sepeda Brompton, Jangan Mau Bayar Kemahalan

Liga Spanyol Malam Ini, Berikut Prediksi dan Link Live Streaming Barcelona Vs Atletico Madrid

"Ini BTT tahap kedua sudah dilakukan dan masih berlangsung.

Kami luncurkan juga untuk BTT tahap ketiga sebesar Rp 50 miliar," imbuhnya.

Ia mengatakan BTT tahap ketiga diantaranya untuk jaring pengaman sosial dan beberapa kegiatan lainnya termasuk bantuan sosial berupa 20 ribu paket sembako yang  disalurkan beberapa waktu lalu.

Pemkab Banyumas saat sekarang juga kembali menyiapkan bantuan sosial berupa paket sembako.

"Ini ibaratnya sebagai sapu jagatnya nanti. Jadi, yang pertama sudah closed, yang kedua masih dalam penyelesaian, dan ini diluncurkan yang ketiga," tambahnya.

BTT tahap ketiga juga akan dialokasikan untuk membeli rapid test kurang 3.000 yang dikelola oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas.

BTT dapat digunakan untuk semua kegiatan percepatan penanganan Covid-19.

Tahap pertama bisa digunakan untuk pengadaan alat pelindung diri (APD), vitamin, dan sebagainya termasuk sosialisasi kepada masyarakat.

Secara keseluruhan, Pemkab Banyumas telah mengeluarkan anggaran lebih dari Rp 100 miliar.

"Itu belum termasuk dana dari pusat maupun provinsi," tandasnya.

Pemkab Banyumas juga telah melakukan pengalihan anggaran (refocusing) karena anggaran dari pusat dipotong sekitar Rp 300 miliar dari total Rp 1,3 triiliun.

Diproduksi di Indonesia, Toyota Fortuner 2020 akan Rilis Lebih Awal di Vietnam

Liga Italia Malam Nanti, Berikut Prediksi dan Link Live Streaming Genoa Vs Juventus

Dewan Minta Pasar Cinde Kota Tegal Segera Diresmikan, Termasuk Lelang Ruko Baru

Rhoma Irama akan Diperiksa Polisi Seusai Tampil di Acara Khitanan, Begini Klarifikasi Raja Dangdut

Saat sekarang OPD-OPD tidak memiliki dana untuk pembangunan, kecuali yang sudah berjalan dan yang strategis.

Anggaran yang dipertahankan atau tidak mengalami pemotongan adalah sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Kemudian infrastruktur yang berhubungan (sharing) dengan dana pusat.

"DAK (Dana Alokasi Khusus), sharing APBN itu kami jalankan karena kalau tidak dikeluarkan, maka yang dari pusat tidak akan cair," pungkasnya.

Pihaknya menambahkan jika nanti dibatalkan, tahun depan belum tentu mendapatkannya lagi. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved