Teror Virus Corona

Sejumlah Daerah di Jateng Masuk Zona Kuning dan Hijau Covid-19, Tak Disangka Begini Respon Ganjar

Sejumlah Daerah di Jateng Masuk Zona Kuning dan Hijau Covid-19, Tak Disangka Begini Respon Ganjar: jangan malu jadi zona mereah

Istimewa/Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ganjar mengingatkan, status zona kuning dan hijau di sejumlah daerah di Jateng harus diikuti dengan tes massal yang masif, untuk medeteksi penyebaran virus corona. Tanpa tes massal masif, status zona kuning dan hijau seperti api dalam sekam. Karena itu, tak perlu malu berstatus zona merah, asal disertai tes massal yang masif. 

"Jika daerah tersebut kuning, tapi tes masifnya rendah, itu bisa jadi api dalam sekam. Karena itu, tolong tes masif jangan disepelakan. Karenanya, jangan takut citra jelek (jika ada ledakan kasus). Yang terpenting, meyakinkan pesebaran kasusnya."

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sejumlah daerah di Jawa Tengah (Jateng) masih berstatus zona merah Covid-19.

Sementara, beberapa di antaranya sudah masuk zona kuning, bahkan ada yang sudah zona hijau.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menuturkan status daerah juga harus dibarengi dengan tes secara masif, untuk medeteksi penyebaran virus corona.

"Jika daerah tersebut kuning, tapi tes masifnya rendah, itu bisa jadi api dalam sekam. Karena itu, tolong tes masif jangan disepelakan," tegasnya, Minggu (28/6/2020).

Adaptasi New Normal, Kapal Laut di Tanjung Emas Boleh Angkut Penumpang 70 Persen dari Kapasitas

KABAR BAIK! Pasien Sembuh Tembus Rekor Harian, 24 Jam Tambah 1.027 Orang, Terbanyak di Papua

Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?

Mengintip Keseruan Pecinta RC Adventure Bawor Ngapak Banyumas, Anak-anak pun Menggilai Offroad

Beda kondisi seperti kasus di Kota Semarang. Di ibukota provinsi ini, Ganjar menyebut, lonjakan kasus sangat tinggi dan masuk zona merah.

Namun, hasil tersebut seiring dengan banyaknya kegiatan atau aktifitas pemeriksaan Covid-19 secara masif.

"Karenanya, jangan takut citra jelek (jika ada ledakan kasus). Yang terpenting, meyakinkan pesebaran kasusnya," katanya.

Di daerah lain, seperti Banyumas misalnya, Gubernur menerangkan tes masif sangat gencar dilakukan pemerintah daerah setempat.

Namun, hanya sedikit yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Yang artinya, daerah tersebut masuk dalam penyebaran virus corona tingkat rendah.

Karenanya masuk dalam zona kuning.

Karenanya, Pemprov Jateng terus mengebut proses tracing dengan cara pengecekan massal.

Meski hal itu membuat grafik positif Covid-19 di Provinsi ini meningkat, namun cara itu dinilai tepat untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi ini.

Bahkan, gubernur menyebut di Jateng ada daerah dimana menjadi wilayah dengan jumlah kasus corona terendah di Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved