Berita Jawa Tengah

Candi Cetho Karanganyar Sudah Dibuka Lagi, Sementara Hanya Terima Wisatawan Asal Jateng-DIY

Candi Cetho dan Candi Sukuh sudah beroperasi kembali setelah tutup sementara selama sekira 3 bulan akibat dampak pandemi virus corona.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
ILUSTRASI pengunjung memadati kawasan Candi Cetho Kabupaten Karanganyar. Saat ini wisata tersebut telah dibuka kembali pasca ditutup selama sekira tiga bulan lamanya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Destinasi wisata Candi Cetho dan Candi Sukuh sudah beroperasi kembali setelah tutup sementara selama sekira 3 bulan akibat dampak pandemi virus corona.

Sebelumnya pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah bersama Disparpora Kabupaten Karanganyar mengecek kesiapan protokol kesehatannya.

Dan dari hasil itu, objek wisata cagar budaya di Bumi Intanpari itu dapat dibuka kembali.

Orang Stres Meningkat Drastis di Jawa Tengah, Pemicu Utama Faktor Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19

Di Kota Tegal, 479 Karyawan yang Dirumahkan Sudah Bekerja Lagi, Jumadi: Pakai Sistem Kerja Shift

Pelaku Palsukan Slip Setoran Nasabah BMT Insan Mandiri, Polisi Baru Terima 15 Pelapor di Banyumas

Tegal Jadi Pusat Distribusi Narkoba Wilayah Pantura Barat Jateng, Ini Penjelasan BNN

Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Disparpora Kabupaten Karanganyar, Nardi menyampaikan, uji coba pembukaan destinasi wisata itu sudah dilakukan mulai Minggu (21/6/2020).

Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan.

Seperti pengecekan suhu tubuh, mengenakan masker dan jaga jarak.

Lanjutnya, persiapan sarpras terkait protokol kesehatan telah dilakukan sejak dua minggu lalu.

"Pengunjung dibatasi, hanya wilayah Jawa Tengah dan DIY."

"Saat masuk kami data dari mana saja mereka."

"Jika dari Jawa Timur terpaksa belum boleh masuk."

"Ada beberapa yang datang dari Ngawi, Jawa Timur, kami beri pemahaman dan pengertian," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (24/6/2020).

Dia menambahkan, pihaknya juga membatasi jumlah pengunjung sebesar 50 persen dari kondisi normal serta mempersingkat waktu operasional.

Selain itu, pihak pengelola melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin, baik sebelum maupun sesudah beroperasi.

Apabila sebelumnya Candi Cetho beroperasi mulai pukul 07.00 hingga pukul 17.00 saat kondisi normal.

Saat ini waktu operasional di kompleks candi tersebut pukul 09.00 hingga pukul 15.00.

"Belum ada peningkatan signifikan, di Candi Cetho hanya sekira 430 pengunjung pada Minggu (21/6/2020)."

"Kalau Senin (22/6/2020) sekira 136 orang dan Selasa (23/6/2020) sebanyak 75 orang."

"Kalau di Candi Sukuh belum ada peningkatan," ungkapnya.

Dia mengungkapkan, mulai dibukanya kembali wisata Candi Cetho dan Candi Sukuh, paling tidak dapat menggerakan aktivitas ekonomi warga yang mencari rezeki di sana. (Agus Iswadi)

Begini Cara Urus Surat Keterangan Bebas Covid-19, Berikut Biaya Mandiri di Rumah Sakit

Target Capai Lima Persen, Total Warga Jalani Rapid Test Massal di Kota Semarang

Pemuda Kober Ciptakan Mobil Listrik, Proposal Sempat Dicuekin Pemkab Banyumas, Begini Kisahnya

Kisah Pasutri Pasien Covid-19 di Banjarnegara, NT Ngotot Minta Diisolasi Lagi Demi Temani Istri

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved