Berita Pendidikan

SMP di Kendal Boleh Layani Pendaftaran Manual, Datang ke Sekolah Tapi Wajib Patuhi Aturan Ini

Meski sudah dipersiapkan dengan metode online, masih terdapat beberapa orangtua maupun calon siswa yang datang langsung ke sekolah di Kendal.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI DISDIKBUD KENDAL
Tim Disdikbud Kabupaten Kendal melakukan pemantauan hari pertama proses PPDB online di sejumlah SMP, Senin (22/6/2020). 

Wahyu juga menegaskan agar para orangtua calon siswa agar tidak tergesa-gesa dalam mendaftar.

Dia berharap para calon peserta didik juga tetap tenang karena pendaftaran PPDB masih berlangsung hingga 26 Juni 2020.

"Untuk jalur tetap ada 4, yaitu jalur zonasi, prestasi, afirmasi, dan pindah tugas orangtua."

"Hari pertama semua aman dan kami harap sampai verifikasi nanti awal Juli 2020."

"Hanya saja yang kami lihat masyarakat belum mendapatkan informasi yang jelas dan cenderung ketakutan kalau-kalau tidak bisa mengakses komplet."

"Untuk itu, monggo datang ke sekolah sebagai alternatif terakhir," imbaunya.

Selamat, Banyumas Juara I Lomba Inovasi Penataan Pasar Tradisional Tingkat Nasional

Viral Denda Minimal Rp 250 Ribu Jika Tak Gunakan Masker, Sekda Kendal: Itu Dipastikan Hoaks

Ini Sanksi Sosial Pelanggar Aturan PKM Kendal, Efektif Diterapkan Mulai Sabtu 20 Juni

Tim Disdikbud Kabupaten Kendal melakukan pemantauan hari pertama proses PPDB online di sejumlah SMP, Senin (22/6/2020).
Tim Disdikbud Kabupaten Kendal melakukan pemantauan hari pertama proses PPDB online di sejumlah SMP, Senin (22/6/2020). (DOKUMENTASI DISDIKBUD KENDAL)

Dalam penerimaan siswa didik baru 2020/2021, untuk seluruh SMP di Kendal daya tampung yang disediakan mencapai 12.384 siswa.

Dengan rincian, 8.864 untuk SMP negeri dan sisanya kuota untuk SMP swasta.

Sedangkan jumlah lulusan SD se Kabupaten Kendal mencapai 13.249 siswa.

Di SMP Negeri 1 Cepiring Kendal, seluruh orangtua dan siswa baru yang hendak menyerahkan berkas pendaftaran harus melalui pemeriksaan ketat.

Sekolah menyiapkan bilik sterilisasi di pintu masuk serta dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Aturan menjaga jarak juga diterapkan dengan ketat oleh pihak sekolah, baik saat mengambil nomor urut pendaftaran hingga penyerahan berkas untuk dilakukan verifikasi.

Kepala SMP Negeri 1 Cepiring, Zubaidi mengatakan, saat pelaksanaan PPDB ini pihaknya tetap melayani pendaftar yang kesulitan melakukan pendaftaran secara online.

Pelayanan, katanya tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penyebaran virus corona.

"Guru yang menerima pendaftaran siswa baru juga menggunakan pelindung wajah dan mengatur pendaftar untuk tetap menjaga jarak."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved