Teror Virus Corona
Berikut Hasil Uji Virus Corona Keluarga Bos Warteg yang Positif Covid-19 di Tegal
Istri dan kedua anak dari KH (56) pengusaha Warteg di Kota Tegal, Jawa Tengah, yang positif Covid-19, dinyatakan non-reaktif hasil rapid test.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Istri dan kedua anak dari KH (56) pengusaha Warteg di Kota Tegal, Jawa Tengah, yang positif Covid-19, dinyatakan non-reaktif hasil rapid test dua kali berturut-turut.
Rapid test kedua dilaksanakan oleh petugas medis dari Puskesmas Margadana berpakaian pelindung diri lengkap, di kediaman KH, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jumat (19/6/2020).
"Alhamdulillah dua anak dan istrinya KH hasil rapid test hari ini non-reaktif. Sebelumnya pada 4 Juni lalu juga non-reaktif," kata Hadi Purwanto, petugas medis puskesmas, ditemui Kompas.com usai pelaksanaan rapid test di kediaman KH.
• Warga Satu Kampung Kabur Sebelum Rapid Test Virus Corona Menjangkau Wilayah Mereka
• Andika Eks Kangen Band: Gue Ngaca Aja Takut, Tapi Kok Banyak Cewek yang Suka
• Senar Layangan di Jalan Kembali Tewaskan Pengendara Sepeda Motor
• Seorang Pria Perkosa Rekan Kerjanya di Kantor, Nafsu Setelah Lihat Korban Ganti Baju
Dalam pelaksanaan rapid test petugas medis didampingi pihak perangkat Kelurahan Margadana, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta ketua RW dan warga setempat.
Seperti diketahui, KH sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 hasil swab 6 dan 7 Juni lalu dan hingga kini masih dirawat di RSI Harapan Anda Kota Tegal.
Hadi Purwanto mengatakan, setelah menjalani isolasi mandiri dan dua kali rapid test non-reaktif, keluarga KH bisa kembali beraktivitas normal keluar rumah.
"Tentu dengan tetap protokol kesehatan seperti wajib pakai masker," pungkas Hadi.
KH dinyatakan positif terjangkit virus corona dan mulai menjalani perawatan di ruang isolasi RSI Harapan Anda Kota Tegal sejak 5 Juni 2020.
KH sudah mengeluh sakit sejak dari Depok, Jawa Tengah.
Pulang ke Tegal menggunakan travel, KH langsung menuju RSI Harapan Anda Kota Tegal.
Hingga Jumat (19/6/2020), ada empat orang yang terinfeksi virus corona di Kota Tegal.
Satu orang masih menjalani perawatan, dua sembuh, dan satu orang meninggal dunia.
Catatan redaksi soal rapid test
Rapid test merupakan teknik pengetesan keberadaan antibodi terhadap serangan kuman di dalam tubuh.
Hasil rapid test tak boleh dan tak bisa digunakan secara mandiri untuk mengonfirmasi keberadaan atau ketiadaan infeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di dalam tubuh.
• Mahasiswa Bunuh Terapis Pijat Plus Usai Gunakan Jasanya
• Andika Eks Kangen Band: Gue Ngaca Aja Takut, Tapi Kok Banyak Cewek yang Suka
• Prakiraan Cuaca di Wilayah Tegal Jumat 19 Juni 2020
• Ibu Kehilangan Bayinya Diduga Karena Komersialisasi Tes Virus Corona, Begini Tanggapan Asosiasi RS