Teror Virus Corona

Sempat Nihil Corona Saat PSBB, Setelah Dibuka Kota Tegal Miliki 1 Kasus Covid-19, Seorang Bos Warteg

Setelah sempat nol kasus corona saat menerapkan PSBB, kini seorang warga Kota Tegal yang dinyatakan positif setelah PSBB dibuka.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono (kiri) didampingi Sekda Kota Tegal Johardi, seusai monitoring tempat wisata di Kota Tegal, Jumat (29/5/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Setelah sempat nol kasus corona saat menerapkan PSBB, kini seorang warga Kota Tegal yang dinyatakan positif setelah PSBB dibuka.

Pasien berinisial KH (56) warga Kecamatan Margadana, Kota Tegal.

KH diketahui seorang bos warteg yang terpapar Covid-19 di kota tempatnya merantau, yakni Depok, Jawa Barat.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, KH sempat berobat sebanyak dua kali di Depok.

Jadwal Acara TV Hari Ini, Kamis 11 Juni di Trans TV RCTI SCTV GTV Indosiar ANTV dan Trans 7

Strating Grid Lintasan MotoGP di Tuban, Dishub: Penerapan Physical Distancing Bagi Pengendara

Tolak Kerahkan Tentara untuk Redam Demo George Floyd, Menhan AS akan Dipecat Presiden Trump

Istri Diancam Bakal Dicekik, Pergoki MS Cabuli Anak Kandungnya Seusai Mabuk

Pertama pasien berobat di Klinik Naura Medika, Depok, pada Sabtu (30/5/2020).

Kemudian pasien berobat lagi di Klinik Mitra Ananda, Depok, pada Selasa (2/6/2020).

Dedy Yon mengatakan, di klinik yang terakhir pasien disarankan untuk dirawat.

Namun karena di Depok tidak memiliki keluarga, pasien menghubungi keluarganya di Kota Tegal untuk meminta izin dirawat di rumah sakit di Kota Tegal melalui gugus tugas.

"Kami dari gugus tugas menerima. Pasien dengan sadar kemudian dari Depok memakai travel."

Pasien langsung datang ke RSI Harapan Anda Kota Tegal dan dirawat mulai 5 Juni dalam keadaan sakit," kata Dedy Yon dalam konferensi pers di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Rabu (10/6/2020).

Dedy Yon menjelaskan, pasien sampai ke RSI Harapan Anda Kota Tegal dengan keluhan sesak napas, dan nyeri tenggorokan.

Sementara hasil swab tenggorokan pasien yang keluar pada 6 Juni dan 7 Juni, menyatakan positif Covid-19.

"Jadi di Kota Tegal saat ini ada satu pasien positif Covid-19 dan satu pasien dalam pengawasan (PDP)," ungkapnya.

Dedy Yon berharap, adanya pasien Covid-19 di Kota Tegal tidak membuat masyarakat menjadi panik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved