Liga 1
Jawab Manajemen Arema FC Terkait Tiga Pemainnya yang Reaktif Rapid Test
Manajemen Arema FC memberikan tanggapan perihal isu dua pemain mereka yang diduga reaktif saat melakukan rapid test.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Manajemen Arema FC memberikan tanggapan perihal isu dua pemain mereka yang diduga reaktif saat melakukan rapid test.
Menurut informasi yang beredar, ada dua pemain dan salah seorang pelatih Arema FC yang melakukan rapid test.
Ketiga orang tersebut diketahui melakukan rapid test atas inisiatif sendiri.
• Sukai Gadis 17 Tahun Tiga Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Kini Terancam Sanksi Penjara
• Ditegur Agar Mengantre, Konsumen Tampar Petugas SPBU
• Sinopsis Film The Prince Tayang Malam ini di Trans TV, Dibintangi Bruce Willis dan Aktor Korea Rain
• Kenapa Transpuan Mencabut Laporannya Terhadap Youtuber Ferdian Paleka
Rencananya, hasil rapid test tersebut akan digunakan untuk melengkapi dokumen saat berpergian.
Hasilnya, dua pemain Arema dinyatakan reaktif, sedangkan untuk hasil rapid test sang pelatih menunjukkan hasil non-reaktif.
Menanggapi kabar tersebut, Media Officer Arema FC, Sudarmadji, mengatakan bahwa rapid test dilakukan untuk mengukur imun masyarakat terhadap penyakit.
Namun, di tengah situasi pandemi seperti saat ini, rapid test menjadi kebutuhan masyarakat untuk melihat dan mengecek kondisi kesehatan tubuh mereka.
Menurut Sudarmadji, wajar apabila ada pemain atau tim pelatih yang melakukan rapid test secara mandiri.
“ Rapid test itu kan untuk mengukur tingkat imun seseorang, sekarang rapid test sudah menjadi kebutuhan masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkait daya imun atau kesehatan setiap orang," kata Sudarmadji.
"Rapid test untuk mengetahui potensi seseorang terhadap penyakit,” kata dia melanjutkan.
Untuk mengantisipasi hasil rapid test tersebut, manajemen Arema FC berencana akan melakukan swab test.
• Detik-detik Petani Diterkam Harimau, Cara Menyelamatkan Dirinya Cukup Dramatis
• Sinopsis Film Animasi Sing, Tayang Hari Ini di GTV, Saat Hewan Ikuti Kontes Menyanyi
• Isolasi Mandiri dan Berangkat Bersama Jadi Syarat Santri Kembali ke Pesantren di Jateng
• 41 Napi Bandar Narkoba Dipindahkan ke Nusakambangan, Ditempatkan di Lapas Super Maximun Security
Hal tersebut dilakukan pada pekan depan guna memastikan apakah kedua pemain itu benar-benar terpapar Covid-19 atau tidak.
Apabila kedua pemain tersebut dinyatakan positif Covid-19, mereka akan menjadi kasus kedua penularan terhadap pesepak bola di Indonesia.
Kasus pertama dialami striker asing Persib Bandung, Wander Luiz, yang dinyatakan positif terpapar virus corona setelah melakukan bepergian. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Manajemen Angkat Bicara soal Pemain Arema FC yang Dinyatakan Reaktif Saat Rapid Test",