Berita Regional
Petugas Medis Diusir dan Nyaris Dipukuli Saat Jemput PDP, Alasannya APD Kurang Nyaman Dipandang
Video saat warga mengusir petugas medis berpakaian lengkap alat pelindung diri ( APD) di Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah
“Tapi Jumat pagi itu pasien keluar dan pulang ke kampungnya secara diam-diam,” kata Jenny.
Sementara itu, pihak keluarga mengaku menjemput AT dengan mobil dan dibawa pulang ke kampung halaman secara diam-diam.
Keluarga merasa penanganan AT sebagai PDP di rumah sakit tersebut tidak dilakukan dengan baik.
“Pihak keluarga ini mengaku AT diperlakukan dengan tidak baik, makanya keluarga membawa pulang pasien ke kampung tanpa izin rumah sakit,” ujar Rustandi.
• Petugas Pakai APD Lengkap Nyaris Diamuk Warga, Diusir saat Jemput PDP Corona yang Kabur
• Menerka Selebrasi Liverpool saat Juarai Liga Inggris, Eks Klub Haaland Bisa Jadi Inspirasi
• 11 Indikator Daerah Siap Terapkan New Normal, Simak Rincian Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19
• Saya Penggemar Berat Ronaldo, Tapi Messi Tetap yang Terbaik. . .
Seperti diberitakan sebelemunya, video saat AT dijemput petugas medis menjadi viral setelah diunggah di grup Facabook Amboina Feature.
Dalam unggahannya, ada keterangan “Jemput pasien tim medis diusir warga kenapa masyarakat sudah tidak percaya dengan viros corona".
Dalam video berdurasi 2,8 menit itu, tampak puluhan warga mengepung ambulans dan berdebat dengan petugas.
Tak hanya itu, warga juga terlihat membentak, mendorong, dan mengusir petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD) saat mencoba memberi penjelasan.
“Woe woe, bale bale (balik), di sini seng ada corona,” teriak warga dalam video tersebut. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga",