Berita Jateng
APD Buatan PT Sritex Penuhi Standar WHO
Indonesia akhirnya bisa memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) yang memenuhi standar WHO dalam jumlah besar.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Indonesia akhirnya bisa memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) yang memenuhi standar WHO dalam jumlah besar.
APD buatan dari perusahaan tekstil dan garmen, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) alias Sritex, dinyatakan lolos uji ISO 16604 Class 3.
Baju APD berstandar tinggi atau ISO 16604 Class 3 merupakan spesifikasi yang wajib dikenakan para tenaga medis sehingga keamanan dan keselamatan terjamin.
Otomatis baju APD ini memenuhi standar internasional yang ditetapkan Badan PBB Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
• Perusahaan Asal Amerika Serikat dan Jepang Tarik Diri Dari China, Brebes Jadi Tujuan?
• Kencan Online Mi Chat, Seorang Pria Jadi Korban Pemerasan Waria, Lari Keluar Hotel Tanpa Busana
• Ahmad Dhani Ajari Helmy Yahya Cara Untuk Sombong
• Niat Awal Bertamu, Pria di Brebes Ini Malah Rudapaksa Istri Teman yang Tidur
Sebelumnya, APD buatan PT Sritex diuji oleh Intertek Headquarter yang berbasis di Cortland, New York, Amerika Serikat.
Presiden Dirut PT Sritex, Iwan Lukminto, menjelaskan pihaknya bekerja khusus untuk mendapatkan formula bahan baku yang bisa memenuhi standar WHO.
Sehingga PT Sritex saat ini sudah mampu menghasilkan produk APD berstandar tinggi.
“Paling tidak satu bulan kami bekerja keras dan saya memimpin langsung pengembangan produk APD agar bisa mendapatkan ISO 16604 Class 3,” ujar Iwan dikutip dari covid19.go.id, Sabtu (30/5/2020).
Iwan mengatakan satu diantara yang sudah dihasilkan PT Sritex adalah pakaian nubika atau Chemical Biological Radiological Nuclear (CBRN)
Sejak Januari 2020 lalu, PT Sritex membuat APD mulai yang Class 1, Class 2, dan terakhir ini Class 3.
Lolosnya baju APD dengan ISO 16604 Class 3 menjawab kebutuhan APD yang tinggi untuk penanganan pasien Covid-19.
Ketersediaan baju APD tidak lagi akan menjadi kendala.
Menurut Iwan, PT Sritex mampu untuk memproduksi baju APD kelas 1 sampai 500 ribu buah setiap bulannya.
Komentar Doni Monardo
Ketua Gugus Tugas Nasional, Doni Monardo, telah mendapatkan informasi lolosnya baju APD buatan PT Sritex yang digunakan untuk penanganan Covid-19.
“Saya ikut senang mendengar kabar dari Konsul Jenderal Republik Indonesia di New York, Arifi Saiman, bahwa 27 Mei 2020 waktu New York, hasil uji lab APD Coverall."
• Tidak Ada Kasus Covid-19 Dalam Sepekan Terakhir di Gunungkidul, Pariwisata Siap Dibuka?
• Tips Sembuh Dari Virus Corona Dari Nenek Berusia 100 Tahun Asal Surabaya
• Dukung Liverpool, Wali Kota London Khawatir Kelanjutan Liga Inggris Tingkatkan Penularan Corona
• Viral Emak-emak Tabrak Rubber Cone di Pintu Tol Karena Menolak Bayar Cash Saat Mati Lampu
"Dan sampel bahan baju PT Sritex untuk sertifikasi ISO 16604 Class 3 di Intertek HQ, Cortland, New York, dinyatakan pass atau lolos uji lab,” ujar Doni.
Baju APD bersertifikasi ISO 16604 Class 3 memiliki ketahanan terhadap masuknya bakteri atau virus berukuran sangat kecil.
ISO 16604 Kategori kelas 3 berkualitas lebih tinggi dibandingkan tingkat kelas 2 atau ISO 16604 Class 2.
Gugus Tugas Nasional juga melaporkan PT Sritex bukan satu-satunya perusahaan yang mengajukan uji terhadap produk buatannya.
Masih ada beberapa perusahaan Indonesia lain sedang mengajukan permohonan untuk uji lab produk mereka.
Doni berharap produk-produk lain bisa lolos dan mendapatkan sertifikat ISO yang sama. (*0
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bekerja Keras Selama Satu Bulan, APD Buatan PT Sritex Lolos Uji ISO dan Penuhi Standar WHO,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/apd-buatan-pt-sritex-diuji-oleh-intertek-headquarter.jpg)