Teror Corona

Kasus Harian Covid-19 Tinggi, Doni Monardo Ungkap 4 Klaster Jatim yang Aktif Tularkan Corona

Kasus Harian Covid-19 Tinggi, Doni Monardo Ungkap 4 Klaster Jatim yang Aktif Tularkan Corona

Dok. BNPB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, cum Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo. Doni mengungkapkan ada 4 klaster di Jatim yang menjadi sumber masifnya penyebaran corona di Jatim dalam beberapa hari terakhir. 

Kemudian, Jumat (22/5/2020), kasus baru Covid-19 mencapai 131.

Setelah itu, terjadi penambahan 466 kasus baru Covid-19 di Jawa Timur hingga Sabtu (23/5/2020).

Dengan demikian apabila diakumulasikan, dalam tiga hari terakhir saja ada 1.099 kasus baru Covid-19 di Provinsi Jawa Timur.

65 Persen Ada di Surabaya Raya

Per Rabu (27/5/2020), secara akumulatif tercatat ada 4.112 kasus positif Covid-19 yang ada di Jawa Timur, di mana Kota Surabaya menyumbang 2.216 kasus.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur dr Joni Wahyuhadi mengatakan, Surabaya bisa menjadi seperti Wuhan atau 'the next Wuhan' jika warganya masih terus ngeyel dan tidak patuh terhadap protokol kesehatan.

"Itu karena mayoritas kasus Covid-19 di Jawa Timur ada di Surabaya," katanya. 

Adapun Sidoarjo dan Gresik yang termasuk dalam wilayah Surabaya Raya menyumbang masing-masing 565 kasus dan 153 kasus.

Tiga daerah di Surabaya Raya ini menyumbang kasus Covid-19 terbanyak di Jatim.

"65 persen Covid ada di Surabaya Raya. Ini tidak main-main, Surabaya bisa jadi (the next) Wuhan kalau warganya tidak disiplin," kata Joni, Rabu.

Di Surabaya, ujar pria yang juga menjabat sebagai Dirut RSU dr Soetomo Surabaya ini, transmission rate penyebaran Covid-19 mencapai 1,6.

Artinya, jika ada 10 orang positif Covid-19, dalam sepekan akan bertambah menjadi 16 orang.

"Jadi kita mutlak untuk disiplin, disiplin memakai masker, disiplin physical distancing, disiplin cuci tangan, disiplin hidup sehat," ujar dia.

Joni mengaku prihatin banyak pasar di Surabaya yang tidak menjalankan physical distancing.

"Terus terang saya menangis melihat pasar-pasar di Surabaya. Saya bandingkan dengan keadaan di rumah sakit," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved