Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Nasional

Kades Bongkar Paksa Posko Covid-19, Alasannya Demi Hindari Bentrok dengan Warga

Pemerintah Desa Kadong-kadong, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan membongkar posko pencegahan Covid-19.

Tayang:
Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI KOMPAS.COM/SUWANDI RAHMAN
Posko pencegahan Covid-19 di Desa Kadong-kadong, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, terpaksa dibongkar pemerintah setempat, hal ini dilakukan mengingat sering etrjadi kesalahpahaman antara warga yang melintas dengan petugas.Minggu (24/05/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, LUWU - Pemerintah Desa Kadong-kadong, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan membongkar posko pencegahan Covid-19.

Langkah itu dilakukan sesuai instruksi Kepala Desa (Kades) Kadong-kadong, Supriadi.

Pembongkaran itu diklaim dilakukan agar tidak ada perseteruan.

Mengingat, sering terjadi kesalahpahaman antara warga yang melintas dengan petugas.

Kisah Pemudik Berlebaran di GOR Satria Purwokerto: Karantina Serasa di Penjara

Alvin Lee Saksikan Balon Udara Jatuh di Bandara Ahmad Yani Semarang, Diduga Terbang dari Purworejo

Balita Empat Tahun Masuk Klaster Cempaka, Tambah Enam Pasien Positif Corona di Sidorejo Salatiga

Kisah Dokter RS Wisma Atlet Jakarta: Tak Tahu Kapan Bisa Kumpul Keluarga, Ingin Sungkem Orangtua

Kepala Desa Kadong-kadong, Supriadi mengatakan, pembongkaran posko Covid-19 di desanya untuk menghindari gesekan akibat kesalahpahaman antara warga dengan petugas jaga di posko.

”Banyak di antara warga yang tidak patuh dengan aturan atau protokol kesehatan Covid-19."

"Seperti penggunaan masker saat keluar rumah dan melintas di posko dan petugas jaga."

"Kami ingin menerapkan aturan tersebut, namun tidak diindahkan."

"Bahkan sudah seringkali terjadi kesalahpahaman,” kata Supriadi seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (25/05/2020).

Supriadi menuturkan, sebagian warga menganggap sepele terkait corona atau penyebaran Covid-19.

Sehingga mereka tidak memakai masker saat bepergian.

”Kalau ditegur biasa ada yang tersinggung, padahal, ini demi kebaikan bersama."

"Daripada salah paham, makanya kami mengambil keputusan yaitu posko dibongkar daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Supriadi.

Penjagaan posko Covid-19 selama ini, lanjut Supriadi, hanya dijaga oleh beberapa warga desa secara bergantian.

”Kami berharap ada perlindungan hukum."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved