Berita Internasional
Jepang Mulai Cabut Masa Darurat Nasional Covid-19
Dilakukan secara bertahap mulai Senin (25/5/2020), Jepang mengakhiri masa darurat nasional virus corona atau Covid-19.
Sementara ini, Jepang dinilai berhasil menangani wabah karena tingkat kebersihan dan kesehatan umum yang tinggi.
Orang-orang Jepang dikenal rajin melepas sepatu di dalam ruangan, memakai masker, serta membungkuk sebagai ganti jabat tangan atau cium pipi.
Kabar baik dari Jepang ini bukan tanpa noda.
Jepang telah dikecam karena tingkat pengujian virus corona yang rendah.
Dilansir dari Kompas.com, Senin (25/5/2020), rata-rata tes Covid-19 per kapita di Jepang hanya 270.000, terendah di antara tujuh negara maju.
Meski begitu, pihak berwenang Jepang bersikeras bahwa pengujian massal bukan strategi mereka, melainkan pelacakan kontak agresif di dalam kluster penularan.
Namun pada akhirnya jumlah pengujian telah ditingkatkan dalam beberapa pekan terakhir, seiring munculnya bahaya gelombang kedua wabah virus corona.
Fasilitas medis juga ditingkatkan, setelah ada isu pasien Covid-19 tidak menerima ranjang rumah sakit yang layak.
Terutama karena alasan administrasi sebab hanya perusahaan tertentu yang ditunjuk menangani virus corona. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Baru Covid-19 Melambat, Jepang Bakal Akhiri Darurat Nasional"
• Liga Italia Dipastikan Bergulir Juni, Pemerintah Sudah Siapkan Dua Tanggal
• Liverpool Vs Atletico Madrid Dianggap Kesalahan Besar, 41 Penonton Meninggal Karena Covid-19
• Kades Bongkar Paksa Posko Covid-19, Alasannya Demi Hindari Bentrok dengan Warga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/masa-darurat-covid-19-jepang.jpg)