Berita Regional
Kapolda Jatim Ancam Copot Kapolsek yang Tidur Saat Rapat Penanganan Virus Corona
Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran mengancam mencopot seorang kapolsek yang tertidur saat rapat koordinasi evaluasi PSBB
TRIBUNBANYUMAS.COM - Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran mengancam mencopot seorang kapolsek yang tertidur saat rapat koordinasi evaluasi PSBB bersama Wali Kota Surabaya di Gedung Sawunggaling Pemkot Surabaya, Jumat (21/5/2020) siang.
Awalnya, Fadil tengah menjelaskan terkait penanganan Covid-19.
Namun, penjelasan Fadil tiba-tiba berhenti saat melihat seorang kapolsek tertidur.
• Pemkab Cilacap Tidak Gelar Open House Tahun Ini, Shalat Idul Fitri di Rumah dan Tidak Menerima Tamu
• TNI Polri dan Pemkot Semarang Melakukan Patroli Skala Besar Malam Menjelang Hari Raya Idul Fitri
• Pegulat Wanita Jepang Berdarah Indonesia Meninggal Dunia, Diduga Bunuh Diri Karena Jadi Korban Bully
• Link Live Streaming Pertandingan Bundesliga Malam Ini ada Dortmund dan Bayern Muenchen
Fadil kemudian menegur keras kapolsek tersebut dan memintanya keluar dari ruang rapat.
"Kamu jangan tidur kamu kapolsek, jangan tidur ya. Kamu keluar aja keluar. Eh Karo SDM ganti, kapolsek mana ini," ujar Fadil seperti dikutip dari Kompas TV, Minggu (23/5/2020).
Fadil kemudian mengingatkan agar seluruh kapolsek serius terkait penanganan Covid-19.
"Saya minta serius ya, saya minta kapolsek jangan main-main. Bagaimana anda mau bekerja kalau..., ehh, kamu ke Kadiv Propam sekarang ya, jelas," ujar Fadil.
Rapat ini juga dihadiri Pangdam 5 Brawijaya, seluruh kapolsek, danramil, dan camat di seluruh Surabaya.
• Tidak Mudik ke Purbalingga, Ganjar Pranowo Gelar Open House Virtual via Zoom Ini Linknya
• Penipuan Bermodus COD, Warga Kebumen Kehilangan Kawasaki Ninja
• Update Virus Corona H-1 Idul Fitri Total Kasus Capai 21.745, Penderita Covid-19 Bertambah 949 Orang
• Cerita Kakek Nenek Warga Pekalongan yang Tidak Dapat Bantuan dan Hidup Bareng Hewan Ternak
Rakor ini bertujuan untuk mengetahui secara cepat dampak Covid-19 di kampung-kampung yang ada di Surabaya.
Mulai dari warga yang belum mendapatkan bantuan pemerintah hingga warga yang memiliki gejala Covid-19 agar segera tertangani.
Dalam program kampung tangguh ini, seluruh elemen wajib bergerak bersinergi, mulai dari Babinsa, Babinkamtibmas, lurah, serta RT-RW untuk melaporkan temuan permasalahan Covid-19 yang ada. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapolda Jatim Usir dan Ancam Copot Kapolsek yang Tidur Saat Rapat Covid-19",