Liga 2
Cuma Dapat Gaji 10 Persen di Bulan Mei, Kapten PSCS Cilacap M Arifin Bisnis Kuliner Ayam
Kompetisi yang berhenti karena pandemi corona, membuat kapten PSCS Cilacap M Arifin berpikir keras mengais rezeki.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Kompetisi yang berhenti karena pandemi corona, membuat kapten PSCS Cilacap M Arifin berpikir keras mengais rezeki.
Pasalnya setelah kompetisi resmi dihentikan, pada Mei pihak klub hanya membayar 10 persen gajinya.
Hal itu tentu sangat berdampak bagi perekonomian keluarganya.
Lalu, dia dan sang istri menjajal bisnis kuliner ayam.
• Update Virus Corona H-1 Idul Fitri Total Kasus Capai 21.745, Penderita Covid-19 Bertambah 949 Orang
• Cerita Kakek Nenek Warga Pekalongan yang Tidak Dapat Bantuan dan Hidup Bareng Hewan Ternak
• Dibakar Cemburu, Pria Bacok Istri dan Pamannya yang Anggota TNI AD Hingga Tewas
• Pasca Akhri PSBB, 10 Masjdi di Kota Tegal Ini Akan Gelar Shalat Idul Fitri
Menurutnya, bisnis ini hanya sambilan. Hanya melayani kalau ada pesanan.
"Karena hanya bisnis sambilan jadi belum ada nama usahanya."
"Sementara saya kasih nama ayam bakar pejantan dan ayam bakar pejantan. Seperti itu saja," ceritanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat, (22/5/2020).
Dalam menjalankan bisnis ini, tutur Arifin, dia hanya berperan sebagai pengantar pesanan.
Urusan memasak diserahkan sama istrinya. Selain itu, dalam bisnis ini, dia menggandeng satu temannya.
Sehingga ada dua orang yang menjalankan bisnis ini.
"Jadi modelnya join, bagi hasil. Teman saya itu yang mencarikan pesanan, istri saya yang memasak."
"Kalau pesanan dari teman saya, teman saya yang mengantarkan, kalau pesanannya dari pelanggan saya, saya yang mengantarkan langsung," tambahnya.
• Enam Pemudik Tewas Dalam Kecelakaan Kapal Motor di Laut Aru
• Jateng Masih Peringkat Empat, Simak 10 Provinsi Dengan Penularan Virus Corona Tertinggi di Indonesia
• Pelaku Pembakar Posko Covid-19 Ditangkap Polisi, Alasannya Karena Tidak Terima Pembagian BLT
• 5.296 Napi di Jateng Dapat Remisi Sambut Idul Fitri
Menurut Arifin, bisnis ini sudah mulai berjalan sebelum Ramadan, tetapi menjelang lebaran dia panen pesanan.
"Satu hari bisa 20 ekor ayam. Lumayanlah," terangnya dengan nada malu-malu.
Kendati ramai pesanan, Arifin mengaku belum kepikiran bakal menyeriusi bisnis sampingan tersebut.
Dia menyebut masih fokus di dunia sepakbola.
Tapi kalau dunia sepakbola masih tidak tentu nasibnya, tidak menutup kemungkinan pemain yang pernah berseragam PSIM itu akan menekuni bisnis ayam tersebut.(yun).