PKM Semarang

PKM Semarang Berlanjut, Hendi Yakin Bantuan Sosial Tak Akan Putus Hingga Juli

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menekankan bantuan sosial akan terus digulirkan kepada masyarakat terdampak virus corona (Covid-19).

TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
ILUSTRASI - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menjabarkan skema penyaluran bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19 di Kota Semarang yang akan dimulai pada Mei ini, Senin (4/5/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pasca ditetapkannya perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Semarang sampai 7 Juni 2020, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menekankan jika bantuan sosial akan terus digulirkan kepada masyarakat.

Diharapkan dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat dapat terus tertib, dan ditingkatkan dalam menjalankan physical distancing selama pemberlakuan PKM di Kota Semarang.

Sempat Buron 7 Bulan, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Tukang Becak di Semarang, Begini Ceritanya

Sempat Turun Hingga 300 Kasus, Kasus Covid-19 Jawa Tengah Kembali Naik, Hari Ini 1.287 Kasus

Mohon Maaf Dibatalkan, Penyalaan Kembang Api Tanda Ditutupnya PSBB Kota Tegal

Harga Gula Pasir Turun di Cilacap, Efek Operasi Pasar Murah Jelang Lebaran

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut menegaskan, untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) masih akan diberikan lagi sebanyak dua kali, yaitu pada Juni dan Juli 2020.

Sedangkan untuk pembagian sembako dari Pemkot Semarang, walaupun rencana awal hingga Juni 2020, namun jika diperlukan akan diupayakan juga ada pada Juli 2020.

"Kalau yang BST kan selama tiga kali, bulan ini sudah sekali."

"Berarti masih ada dua kali lagi, yaitu lanjut pada Juni dan Juli 2020."

"Di tempat kami juga mengikuti seperti itu, sembakonya Juni juga masih ada, Juli kalau dimungkinkan juga," terang Hendi kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (22/5/2020).

Tak hanya bantuan dari pemerintah, Wali Kota Semarang tersebut juga menyakini, bantuan dari pihak swasta juga akan terus mengalir.

Itu dimaksudkan untuk mendukung masyarakat dalam menghadapi tekanan pandemi Covid-19.

Terpisah, Ketua Takmir Masjid Agung Kauman Semarang, Hanief Ismail menuturkan, bantuan berupa 1,7 ton beras dan 100 dus mie instan secara untuk para santri serta guru ngaji di Kota Semarang.

"Insya Allah, bantuan ini akan kami bagikan kepada guru-guru ngaji di Kota Semarang, sekitar Kauman, di pondok, serta santri-santri yang tidak pulang kampung," tutur Hanief.

Hanief mengungkapkan, sebelum ini, selama pemberlakuan PKM, Masjid Agung Kauman Kota Semarang telah menerima 1.743 paket sembako yang diberikan oleh Wali kota Semarang.

Lalu Kapolda Jawa Tengah, Pangdam IV Diponegoro, dan serta sekitar Masjid Kauman.

"Untuk bantuan tersebut beberapa diserahkan kepada masyarakat di sekitar Masjid Agung Kauman, yang terkena dampak Covid-19," tambahnya. (Eka Yulianti Fajlin)

Bupati Banjarnegara Bernostalgia dengan Pasien Covid-19 yang Sembuh: Kanca Sekelase Inyong Kiye

Warga Binaan Lapas Kembangkuning Nusambangan Ikuti Ibadah Kebaktian Secara Teleconference

Bantuan Sosial Kemensos Rp 600 Ribu Sudah Cair, Simak Cara dan Syarat Warga Semarang Mengambilnya

Warga Semarang Bisa Cek Terima Bansos Tidaknya Melalui Ini

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved