Berita Regional
Remaja di Bali Hampir Tewas Terlilit Ular Piton Peliharaannya Sendiri
Memelihara hewan buas memang memiliki risiko tersendiri, salah-salah kita bisa menjadi korban hewan peliharaan sendiri.
"Ia (Gusti Ngurah Bagus) lalu dibawa ke RSUD Klungkung, sementara ularnya sudah diamankan oleh kepolisian," jelasnya.
Sudah sadarkan diri
• Reaksi Tenaga Medis Melihat Pusat Perbelanjaan Ramai: Kami Juga Punya THR, Tapi Pilih Menyimpannya
• Beredar Poster Wonosobo Karantina Wilayah hingga Warga Dilarang Keluar Desa, Pemkab Menyangkal
• Pendatang Dari Luar Kota Akan Dilakukan Swab Test Jika Masuk Semarang
• Beredar Poster Wonosobo Karantina Wilayah hingga Warga Dilarang Keluar Desa, Pemkab Menyangkal
Gusti Ngurah Bagus Permana tampak terbaring lemah di ruang UGD RSUD Klungkung, Klungkung, Bali, Kamis (21/5/2020).
Ia akhirnya sadarkan diri, setelah sebelumnya pingsan karena lehernya sempat dililit ular piton yang ia bawa.
"Ketika pertama masuk ke UGD, pasien (Gusti Ngurah Bagus Permana) sempat tidak sadarkan diri."
"Lalu sempat berontak saat mendapat penanganan petugas medis," ujar Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa.
Berdasarkan pemeriksaan petugas medis di UGD RSUD Klungking, diketahui ada bekas lilitan ular di leher Gusti Ngurah Bagus Permana.
Selain itu, ular tersebut juga sudah menggigit telinga Gusti Ngurah Bagus.
"Saat ini pasien kondisinya sudah membaik. Beruntung kondisinya tidak parah," ungkap Gusti Widiyasa.
Penulis: Eka Mita Suputra
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Remaja di Klungkung Terkapar Tak Sadarkan Diri Dililit Ular Piton Peliharaannya di Pinggir Jalan,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/remaja-nyaris-tewas-dililit-ular-peliharaannya.jpg)