Berita Regional
Oplos Miras Dengan Cairan Disinfektan, Seorang Remaja Tewas dan Dua Rekannya Kritis
Seorang remaja tewas dan dua lainnya kritis setelah mengoplos minuman keras dengan cairan disinfektan.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang remaja tewas dan dua lainnya kritis setelah mengoplos minuman keras dengan cairan disinfektan.
Pesta miras oplosan itu terjadi di Desa Kamawakan, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan.
Remaja yang tewas bernama Junet (18), tewas setelah mengonsumsi oplosan minuman energi dicampur disinfektan.
Sedangkan dua temannya kritis.
• Prakiraan Cuaca di Cilacap 21 Mei: Tidak Turun Hujan Sepanjang Hari
• Kebijakan yang Tidak Konsisten Terkait Covid-19 Ikut Andil Dalam Banyaknya Pelanggaran PSBB
• Nadiem Pastikan Kalender Pendidikan Tidak Berubah, Ini Skenario Tahun Ajaran Baru Saat Wabah Corona
• Pembelaan Luhut Terkait Kebijakan Pemerintah Menangani Covid-19 yang Dianggap Berubah-ubah
Kepala Desa Kamawakan, Ardani, menjelaskan, korban meninggal dunia sudah dimakamkan di Desa Kamawakan, Rabu pagi.
Sedangkan korban kritis masih dirawat di Rumah Sakit H Hasan Basry HSS.
Menurut Ardani, kejadian ini berawal saat korban Junet yang pulang kampung mengajak teman-temannya bertemu.
Junet sebelumnya tinggal di Rantau, Kabupaten Tapin.
Mereka bertemu di Kantor Desa Kamawakan, Minggu (17/5/2020) sekitar 21.00 Wita.
Saat itu, kata Ardani, para aparat desa sedang sibuk membuat proposal untuk perbaikan jalan.
Sekitar 22.00 Wita, mereka rupanya memanfaatkan pertemuan itu untuk pesta minuman.
“Informasi yang kami peroleh, mereka minum salah satu merek minuman energi dan mencampurnya dengan cairan disinfektan dan alkohol,” kata Ardani, Rabu (20/5/2020).
Cairan itu sebenarnya tersedia di kantor desa untuk penyemprotan sehubungan dengan pencegahan virus corona.
“Aparat kami tidak ada yang tahu, kalau mereka mencampurnya untuk diminum,” ungkap Kades.
Setelah meminum oplosan tersebut, kata Ardani, empat remaja itu pulang ke rumah masing-masing.
Pada sekitar 22.00 Wita, korban Junet minta antar salah satu temannya, Agus, ke rumah Rinto.
• Penjual Pentol di Ponpes Temboro Tak Bisa Jualan Karena Corona, Jual Blender Bekas Sambil Nangis
• Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Purwokerto Banyumas Ramadan Hari ke-28 Kamis 21 Mei 2020
• Terungkap Oreo Supreme di Amerika Hanya Rp 45 Ribu Jauh Lebih Murah dari Harga di Indonesia
• Jadwal Acara TV Hari Ini Kamis 21 Mei 2020 di Trans TV, GTV, RCTI, MNC TV, Trans 7, dan Net TV
Di rumah Rinto, mereka berbincang-bincang.
“Saat asyik ngobrol itu, tiba-tiba Junet merasakan perutnya mules, lalu langsung ambruk dan meninggal dunia,” kata Ardani.
Kondisi perut mules juga dialami tiga temannya yang ikut minum oplosan hingga dibawa warga ke Puskesmas Loksado.
Namun, kondisi mereka memburuk, sehingga pada Rabu (20/5/2020) sore dibawa ke RS H Hasan Basry. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Minum Disinfektan, Satu Remaja Tewas dan Dua Lainnya Kritis",